BAZNAS, Mitra Penting Pemerintah Lawan Kemiskinan & Stunting

Create: Fri, 14/11/2025 - 15:15
Author: Redaksi

 

KOTA TEGAL, eWarta.co – Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyatul Muthmainnah, S.K.M., M.Kes., tidak hanya mengajak tapi juga memberi contoh. Ia mendatangi langsung Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tegal untuk menunaikan infaknya, Jumat (14/11/2025).

Dalam kunjungannya, Wawali yang akrab disapa Umi Tuki ini mengeluarkan seruan kuat, khususnya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tegal, untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mereka melalui BAZNAS.

“Saya mengajak warga Kota Tegal, khususnya para ASN, untuk menyalurkan ZIS melalui BAZNAS. Selain membersihkan harta dan jiwa, insyaallah Allah akan menggantikan dengan berlipat—baik berupa harta, kesehatan, maupun ketenangan jiwa,” ujarnya.

Tazkiyatul menegaskan bahwa BAZNAS bukan sekadar lembaga amal, melainkan mitra strategis pemerintah dalam perang melawan dua isu utama: kemiskinan dan stunting.

Ia menjamin bahwa zakat yang terkumpul akan disalurkan secara tepat sasaran kepada mustahiq (penerima) yang benar-benar berhak.

Menjawab seruan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Tegal, KH. Harun Abdi Manaf, S.H., M.H., memaparkan strategi jitu mereka. Zakat yang terkumpul tidak akan habis untuk konsumsi semata.

“Kami membagi penyaluran: 60 persen untuk kebutuhan konsumtif dan 40 persen untuk pemberdayaan produktif,” jelas KH. Harun.

Dengan pola ini, BAZNAS tidak hanya memberi "ikan", tapi juga "kail". Zakat difungsikan untuk memberdayakan mustahiq agar bisa mandiri secara ekonomi, sehingga memutus mata rantai kemiskinan.

Saat ini, BAZNAS fokus menyasar sekitar 7.000 Rumah Tangga Harapan (RTH) dari data Bapperida. Untuk memaksimalkan pengumpulan, BAZNAS juga merencanakan ekspansi besar dengan menambah 27 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat kelurahan tahun depan, lengkap dengan penghargaan bagi lembaga pengumpul terbaik. (Wah/hms)