BENGKULU, eWarta.co -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu resmi menggelar Opening Ceremony Layanan Penukaran Terpadu dalam rangkaian program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. Berpusat di Lapangan Merdeka View Tower, kegiatan ini disinergikan dengan pelaksanaan Pasar Murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny P.L. Tobing, S.H., Kepala OJK Provinsi Bengkulu, pimpinan perbankan, serta mitra strategis lainnya. Kolaborasi ini mempertegas komitmen pemerintah dan sektor perbankan dalam melayani masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang hari raya.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menjelaskan bahwa Ramadan dan Idulfitri selalu memicu lonjakan kebutuhan uang tunai, terutama uang pecahan kecil (UPK).
"Program SERAMBI memastikan ketersediaan Rupiah yang cukup, berkualitas, dan mudah diakses. Kali ini, 17 perbankan berpartisipasi dengan 8 loket layanan setiap harinya. Kami juga menghadirkan inovasi Digital to Cash melalui QRIS bagi masyarakat yang ingin proses lebih praktis," ungkap Wahyu.
Sejak dimulai pada 18 Februari 2026, antusiasme warga Bengkulu tercatat sangat tinggi. Berikut data terkini layanan SERAMBI 2026:
* Total Realisasi: Sekitar Rp22,4 Miliar telah didistribusikan.
* Jangkauan: Lebih dari 6.000 orang telah terlayani.
Titik Layanan: 10 kali kas keliling di 7 titik (Kota Bengkulu, Seluma, Kepahiang, dan Lebong) serta 30 kantor bank yang tersebar hingga Mukomuko dan Lubuk Linggau.
Untuk menjaga ketertiban, masyarakat diimbau melakukan pendaftaran penukaran secara daring melalui aplikasi PINTAR di laman https://pintar.bi.go.id.
Selain layanan fisik, BI terus mengampanyekan semangat Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah:
* Cinta Rupiah: Menjaga fisik uang (Jangan dilipat, diremas, dicoret, distaples, atau dibasahi).
* Bangga Rupiah: Menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
* Paham Rupiah: Bijak berbelanja sesuai kebutuhan untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi.
Selaras dengan penukaran uang, Wakil Wali Kota Bengkulu meninjau langsung Pasar Murah hasil kolaborasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Bulog. Komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, daging beku, hingga bumbu dapur tersedia dengan harga terjangkau.
Wakil Wali Kota mengimbau warga agar tidak melakukan panic buying. "Berbelanjalah dengan bijak. Sinergi ini memastikan stok pangan mencukupi dan harga tetap stabil bagi seluruh warga Bengkulu," tuturnya.
Ke depan, layanan SERAMBI akan terus hadir di lokasi strategis lainnya, termasuk Masjid Agung Kaur, Bandara Fatmawati Soekarno, hingga Rest Area Taba Penanjung guna menjangkau masyarakat luas hingga masa libur Lebaran tiba. (**)









