Geger! 8 DPC PPP Bengkulu Boikot Muswil X: "Kami Dihadapkan Pilihan Simalakama"

 

BENGKULU, eWarta.co – Peta politik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Bengkulu memanas tepat sebelum Muswil X dimulai siang ini. Sebanyak 8 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) secara resmi menyatakan sikap menolak hadir dan memboikot pelaksanaan Muswil tersebut.

​Aksi boikot ini dipelopori oleh 5 Ketua DPC (lengkap dengan Sekretarisnya) serta 3 Sekretaris DPC lainnya. Mereka menilai kondisi internal partai saat ini sedang tidak sehat akibat adanya dualisme kepemimpinan yang membingungkan kader di tingkat bawah.

​Kebingungan Akar Rumput: DPP dan DPW dinilai gagal memberikan kepastian hukum, sehingga DPC merasa terjebak dalam "pilihan simalakama".

​Hanya Patuh pada SK Kemenkumham: Para pengurus DPC menegaskan hanya akan mengikuti Muswil yang instruksinya ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen yang sah sesuai SK Kemenkumham per Oktober 2025.

​Tolak Dualisme: Mereka menyatakan tidak memihak kubu mana pun dan menolak keras adanya perpecahan dalam partai berlambang Ka’bah tersebut.

​"Kami hanya ingin suasana yang sejuk dan guyub. Kami rindu bergerak untuk bangsa dengan semangat ukhuwah islamiah, tanpa kepentingan pribadi atau kelompok tertentu," tegas Fepi Suheri, Ketua DPC PPP Benteng.