Harhubnas 2026, BPTD Bengkulu Perkuat Pengawasan Keselamatan Transportasi

Create: Thu, 17/09/2026 - 09:41
Author: Admin 3


BENGKULU, eWarta.co — Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tahun 2026 diperingati di Terminal Tipe A Air Sebakul, Bengkulu, Kamis (17/9). Peringatan tahun ini mengusung tema “Terhubung, Melayani, Bergerak untuk Negeri”.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bengkulu, Dinda, S.E., mengatakan Harhubnas tahun ini menjadi momentum memperkuat keselamatan pengguna transportasi darat, laut, dan udara.

Menurutnya, peringatan Harhubnas tahun ini tidak digelar secara berlebihan karena sektor transportasi sedang menghadapi sejumlah bencana dan kecelakaan. Karena itu, kegiatan lebih diarahkan pada penghormatan dan belasungkawa kepada korban serta masyarakat terdampak.

Dinda mengatakan tema Harhubnas juga menekankan integrasi antarmoda untuk menjaga konektivitas seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Di Bengkulu, konektivitas ke wilayah 3T salah satunya didukung melalui layanan angkutan perintis menuju Pulau Enggano. BPTD memastikan layanan tersebut tetap memperhatikan kapasitas angkut dan aspek keselamatan penumpang.

“Tidak boleh melebihi kapasitas kapal,” kata Dinda.

Pengawasan keselamatan juga dilakukan terhadap bus yang berangkat dari Terminal Air Sebakul dan Simpang Nangka. Setiap bus harus menjalani ramp check untuk memastikan kendaraan laik jalan sebelum membawa penumpang.

BPTD juga meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang membawa komoditas seperti batu bara dan kelapa sawit. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penerapan Zero ODOL pada 2027.

Terkait Pelabuhan Kahyapu di Pulau Enggano, Dinda mengatakan aset sisi darat telah dilimpahkan kepada pemerintah daerah. Sementara dua dermaga pada sisi laut masih dalam proses hibah.

Dari enam tahapan proses hibah, empat tahapan telah diselesaikan. Dua tahapan lainnya masih menunggu proses persetujuan pemerintah pusat, sementara pemerintah daerah telah menyatakan kesediaannya menerima aset tersebut.

Dinda mengatakan kondisi fisik dermaga nantinya perlu diperiksa dan dibenahi karena fasilitas tersebut telah lama digunakan. Pemeriksaan dan pemeliharaan menjadi bagian dari persyaratan sebelum proses hibah diselesaikan.

Untuk kondisi transportasi akibat debu vulkanik, Dinda menyebut penerbangan di Bengkulu sempat terdampak namun kini kembali normal. Sementara angkutan bus masih berjalan normal dan belum ada laporan gangguan akibat kondisi tersebut.

BPTD juga belum melihat adanya peningkatan jumlah penumpang bus akibat gangguan penerbangan beberapa waktu lalu. Jumlah penumpang bus disebut masih relatif sama.

Pada peringatan Harhubnas tahun ini, BPTD Bengkulu juga menjadwalkan doa bersama yang melibatkan unsur transportasi darat, laut, dan udara. Kegiatan tersebut dirangkai dengan siraman rohani dan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar Air Sebakul dan Pulau Baai.

Dinda menegaskan insan perhubungan harus terus mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga konektivitas transportasi di Bengkulu.