Bedah Buku "Mati Ketawa ala Tegal" Zaini: Setiap Karya Tak ada Yang Sempurna

Create: Thu, 22/12/2022 - 21:06
Author: Redaksi

 

TEGAL, eWarta.co -- Sebuah buku karya wartawan senior dan juga dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pancasakti (UPS) A.Zaini Bisri akhirnya di launching dan dibedah bertempat di gedung aula Yayasan Pendidikan Pancasakti (YPP) pada Kamis (22/12/2022).

Pada kesempatan itu, A. Zaini Bisri mengucap terimakasih kepada semua tamu undangan yang hadir baik yang mewakili dari Eksekutif, Legislatif, pengamat kebijakan publik, kepolisian dan rekan media serta para pembahas. Dikatakan Zaini, bahwa sebuah karya tidak ada yang sempurna.

Buku ini, kata Zaini, tidak dibuat dalam waktu yang singkat. Buku ini dibuat dari tulisan tulisan lepas yang viral di WhatsApp dalam tiga seri. Dikatakan Zaini, bahwa buku ini sebetulnya sudah siap naskahnya di Januari, akan tetapi ada peristiwa demo yang akhirnya ditunda dan usai lebaran idul Fitri, dilanjutkan naskahnya.

Pada bulan Agustus disampaikan ke penerbit, namun dari penerbit hingga 4 bulan (Agustus-November) baru bisa dicetak. Hingga akhirnya pada Desember ini, buku karya saya baru bisa dilaunching.

" Buku ini sebetulnya membahas sesuatu yang masih berlangsung. Topik dan masalahnya kan masih berlangsung. Sehingga mungkin nanti ada revisi penyempurnaan." kata Zaini.

Dibuatnya buku ini, kata Zaini, supaya ada solusi atas kebijakan yang diambil. Karena ini jelas proyek yang ditentang oleh warga setempat karena merugikan mereka, namun disisi lain orang lain senang melihat alun alun bagus sekarang ini.

Buku ini, kata dia, juga sudah dipasarkan baik secara langsung maupun melalui market place. Dirinya juga akan menjual buku ini kepada masyarakat Tegal dan masyarakat Tegal yang berada di Jabodetabek.

A. Zaini Bisri mengaku bahwa buku ini lahir dari kajian dan pengamatan seorang jurnalis senior yang juga dosen di perguruan tinggi setempat. Dia juga merupakan korban dari dampak kebijakan tersebut.

Karena itu, buku ini selain mendokumentasikan dan menafsirkan aksi protes warga, juga menjadi refleksi atas penataan kota Tegal yang dianggap kurang lazim. Meskipun portal sudah dibuka, drama yang terekam dalam buku ini diharapkan menjadi catatan yang berharga.

Dihadirkan beberapa pembahas dalam launching sebuah karya buku berjudul " Mati ketawa ala Tegal:anekdot dan anomali kebijakan revitalisasi kawasan pusat kota Tegal," ,mereka diantaranya, Dr. Maufur, MPd Rektor Universitas Bhamada Slawi, Abdullah Sungkar, ST.,MT pakar perancangan kota, Edy Suripno, SH.,MH Anggota DPRD Kota Tegal dan Leli Triana, MPd Ka.prodi Bahasa Indonesia FKIP UPS.

Acara dipandu oleh moderator Atmo Tan sidik seorang budayawan. Dalam sesi bedah buku ini juga diselingi sesi tanya jawab. Tampak hadir pula Ketua YPP Dr. Imawan Sugiharto, Wakil Rektor 3 Dr. Ahmad Hanfan, Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi, ST MM. (wah).