Erwin Coblos di TPS 2 Lubuk Lintang, Tedy di TPS Jakarta Timur

 

SELUMA, eWarta.co -- Memasuki H-4 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Seluma, pasangan calon (Paslon) Bupati dengan nomor urut 02, dipastikan terdaftar sebagai pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Seluma. 

Diketahui, Erwin Octavian menggunakan hak pilihannya di TPS 2 Kelurahan Lubuk Lintang Kecamatan Seluma, sedangkan Jonaidi SP di TPS 3 Desa Cahaya Negeri Kecamatan Sukaraja. Hal ini dikonfirmasi oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seluma, yang telah melakukan validasi data. 

Namun berbeda dengan paslon nomor urut 01, Calon Bupati nomor urut 01 belum diketahui pasti bakal menggunakan hak suaranya di TPS mana.Sedangkan Wakilnya, Drs Gustianto terdaptar di TPS 01 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Sukaraja. 

" Belum terdeteksi, tapi menurut informasi terdaptar di jakarta timur, " Sampai Komisioner KPU Kabupaten Seluma Anang Erma Dona, Minggu, (24/11/ 2024).

Terpisah, salah satunya tokoh pemuda Kecamatan Semidang Alas Maras, Septo Adinara mengungkapkan, Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat terkait efektivitas partisipasi kandidat tersebut dalam pelaksanaan Pilkada di daerah. 

"Memang tidak ada aturan yang mengatakan bahwa paslon wajib berdomisili di suatu wilayah tertentu agar bisa menjadi calon kepala daerah yang jelas harus warga negara Indonesia. Tapi kan semestinya pindah dulu la domisili nya, masa calon bupati di seluma coblos nya di jakarta, kan lucu, " Terangnya. 

Hal ini tentunya menjadi ketakutan tersendiri, sambung Septo, kemudian ini menjadi tanda tanya besar dengan visi misi yang disampaikan terkait untuk memajukan daerah. 

"Visi misi nya untuk kemajuan daerah. Saya cuma takut saja. Kalimat ini banyak artinya. Jika yang di majukan kabupaten seluma tentu kita dukung, tapi kan domisili nya tidak di kabupaten seluma, lalu yang mau dia majukan itu daerah mana, jakarta, " Tanya Septo 

Ditambahkan, Septo berharap agar masyarakat mengunakan hak suara secara bijak, karena satu suara menentukan Kabupaten Seluma lima tahun akan datang. 

"Visi misi itu jelas menjadi pedoman, bukti yang terpenting, kita tingal melanjutkan apa susahnya, "Tutupnya. (Rns)