BENGKULU,eWARTA.co -- Jalan utama penghubung dua Desa Pasar Seluma menuju ke Desa Rawa Indah nyaris putus akibat abrasi dan gelombang tinggi yang menerjang jalan terus menerus.
Salah satu masyarakat Desa Rawa Indah yang sering lewat pada jalan penghubung ini menjelaskan, jalan di dekat jembatan muara matan di perbatasan Desa sudah seperempat amblas terkikis oleh abrasi.
"Jalan di perbatasan Desa ini tepatnya di dekat jembatan Muara Matan hampir seperempat sudah terkikis abrasi, mungkin sehari atau dua hari lagi jalan ini bisa dilewati oleh mobil lagi," ungkap Salikin pada Selasa (09/11/2021).
Ia mengharapkan kepada pemerintah agar jalan ini segera diperbaiki sebelum jalan total.
"Tadi sore ada truck dyna hino yang terperosok di dekat jembatan Muara Matan karena di bagian bawah amblas dikikis air laut, saya mohon kepada pemerintah daerah Seluma dan pemerintah Provinsi Bengkulu agar sesegara mungkin memperbaiki jalan ini sebelum putus total," sambungnya.
Selain itu, jalan ini juga akses jalan alternatif tercepat menuju pusat ibukota Kabupaten Seluma.
"Jalan ini juga akses alternatif bagi warga Rawa Indah menuju Kota Tais karena lebih dekat dibanding harus lewat Pasar Talo," tambah Salikin.
Sementara itu, jalan penghubung di pesisir Kabupaten Seluma merupakan jalan yang bersejarah dari peninggalan bangsa Inggris saat menjajah Bengkulu pada Tahun 1685 sampai 1825, jalan ini terhubung dari Pasar Talo, Pasar Seluma, Pasar Ngalam, hingga tembus di Pulau Baii Bengkulu. (Nandar)









