SELUMA, eWarta.co -- Pengurus Daerah Muhamadiyah Seluma Minta Polres dan Pemda Seluma Tutup warung Remang-remang (Warem) yang berada di Kabupaten Seluma.
Permintaan tersebut didasari dengan adanya peristiwa perkelahian berujung maut yang terjadi di warem yang terletak di Desa Talang Durian Kecamatan Semidang Alas pada minggu 30 juni 2024 lalu.
Ketua pimpinan Daerah Muhamadiyah Seluma Muharam mengatakan, dirinya beserta pengurus Muhamadiyah Seluma beserta pengurus ikan Mahasiswa Muhamadiyah Bengkulu sudah menghadapi ke Kabag Ops Polres Seluma untuk menyampaikan permintaan penutupan warem tersebut.
"Kita dari unsur pimpinan daeraha muhamadiyah Seluma tadi sudah menghadap ke Kabagi Ops Polres Seluma. Apapun yang tadi sudah kami sampaikan sudah direspon dengan baik, dengan adanya kejadian di warung remang-remang yang ada di kabupaten Seluma ini dapat di minimalisir. Artinya meskipun tidak sekaligus kita dapat menutup warung-warung itu, " Sampainya, Rabu (3/7/2024).
Turut disampaikan, meskipun pihak polres Seluma berta jajan sudah menangkap Pelaku penusukan, namun hal tersebut dirasa tidak dapat menutup kemungkinan peristiwa serupa dapat terjadi kembali. Untuk itu dirinya berharap, meskipun secara bertahap, Polres Seluma yang nantinya bekerjasama dengan pemerintah Daerah serta pemangku kepentingan yang lainnya dapat menutup dan memberikan efek jera terhadap pemilik warem.
"Kita mensuport apapun yang dikerjakan oleh pihak kepolisian dalam hal ini sudah menangkap pelaku, tapi tidak cukup hanya menangkap pelaku, namun bagaimana caranya polres Seluma dapat bekerja sama dengan Pemda Seluma beserta Steakholder yang lain untuk dapat menutup dan memberikan efek jera bagi yang mendirikan warung remang-remang itu,"sambungnya. (Rns)









