Petani Mukomuko Terima Combine Harvester dari BI, Biaya Panen Bisa Hemat Rp2,3 Juta per Hektare

Create: Wed, 04/11/2026 - 17:18
Author: Admin 3
Tags

 

MUKOMUKO, eWarta.co – Petani di Kabupaten Mukomuko menerima bantuan satu unit alat mesin pertanian (alsintan) Combine Harvester dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu. Bantuan diserahkan Wakil Gubernur Bengkulu Mian bersama Kepala Perwakilan BI Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat kepada Kelompok Tani Mekar Sari di Desa Tirta Mulya, Rabu (4/11/2026).

Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Bank Indonesia untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta percepatan swasembada pangan. Penggunaan teknologi panen diharapkan dapat mengurangi biaya operasional sekaligus mempercepat pekerjaan petani.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengatakan, Combine Harvester dapat memberikan penghematan cukup besar dibandingkan proses panen secara manual. Berdasarkan perhitungan, biaya panen manual mencapai sekitar Rp3 juta per hektare, sedangkan menggunakan mesin tersebut diperkirakan hanya membutuhkan biaya sekitar Rp700 ribu.

Biaya penggunaan mesin terdiri dari kebutuhan bahan bakar sekitar 9 liter senilai Rp200 ribu dan upah operator Rp500 ribu. Dengan perhitungan tersebut, petani berpotensi menghemat hingga Rp2,3 juta untuk setiap hektare lahan yang dipanen.

Selain menekan biaya, penggunaan Combine Harvester juga mempercepat waktu panen. Satu hektare lahan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1,5 hingga 2,5 jam, sedangkan metode manual membutuhkan waktu dua sampai tiga hari.

Mian mengatakan bantuan alsintan tersebut sejalan dengan target swasembada pangan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ia juga mengingatkan perlunya antisipasi dampak El Nino agar produktivitas pertanian tetap terjaga.

"Bapak Presiden melalui Asta Cita menargetkan swasembada pangan. Kita harus memperkuat sektor pertanian dengan berbagai dukungan, termasuk teknologi pertanian. Kondisi El Nino yang terjadi saat ini harus kita antisipasi agar produktivitas pertanian tetap terjaga," kata Mian.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat berharap mesin tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani. Menurutnya, penggunaan Combine Harvester dapat membantu proses pemanenan dan pengumpulan gabah menjadi lebih efektif dan efisien.

Perwakilan Kelompok Tani Mekar Sari, Ngadimo, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ia berharap keberadaan mesin tersebut dapat membantu meringankan pekerjaan petani sekaligus mengurangi biaya panen.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Bupati Mukomuko Choirul Huda, Wakil Bupati Rahmadi AB, Sekretaris Daerah Marjohan, Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu Yuliswani, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu Desman Siboro.