EWartanews - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (DPPAKB) Kabupaten Seluma, telah memberikan upaya pendampingan kepada delapan orang anak korban pencabulan.
Sebagai upaya dalam memulihkan kondisi psikologis para korban, kepada delapan siswa tersebut telah dilakukan upaya pendampingan dengan telah meminta pihak Corien Center untuk melakukan pendampingan.
"Kita sudah mulai melakukan upaya pendampingan dengan telah mengirim delapan anak korban sodomi tersebut kepada tim psikolog Corien Center, dan anak-anak tersebut akan mengikuti pemulihan psikis mereka di sana," jelas Meliatian Kabid Perlindungan Anak DPPAKB Seluma.
Pendampingan ini akan terus kita lakukan, hingga kedelapan anak tersebut psikologis nya kembali pulih atau trauma, dan memastikan bahwa dengan kasus tersebut anak-anak ini tidak tertular dengan perlakuan suka sesama jenis seperti tersangka (A-I).
Lebih lanjut Meliatian menjelaskan, bahwa pihaknya juga akan melakukan berbagai cara untuk melakukan pencegahan secara dini, agar kasus yang sama tidak terulang lagi untuk kesekian kalinya, menurutnya hal ini tidak hanya sekali saja terjadi di Kabupaten Seluma namun sudah berulang kali.
"Kita telah bentuk Organisasi Forum Anak, Kemudian ada Genre, hal ini akan kita optimalkan, sehingga harapan kita tidak ada lagi kejadian yang tidak hanya sekali terjadi di kabupaten Seluma ini," imbuhnya.









