Awal 2019, Danau Dendam Tak Sudah di Percantik

Gubernur Bengkulu dan Ketua BMA saat meninjau langsung obyek wisata Danau Dendam Tak Sudah
Gubernur Bengkulu dan Ketua BMA saat meninjau langsung obyek wisata Danau Dendam Tak Sudah
Create: Tue, 01/08/2019 - 21:47
Author: Redaksi

 

Bengkulu, ewarta.co - Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) merupakan salah satu destinasi objek wisata di Provinsi Bengkulu, letaknya tak jauh dari perkotaan.

Tahun ini, tahap awal perencanaan pembangunan beberapa spot menarik di daerah tersebut mulai akan dilakukan.  

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan, beberapa tahapan perencanaan pembangunan DDTS telah disiapkan sejak awal tahun ini, kemudian proses pengelolaan dan pengembangan DDTS nanti akan mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2020.  

"Tahun 2019 ini kita mulai tahap perencanaan, dengan menyiapkan dokumen persyaratan, nanti 2020 proses pembangunan akan dimulai," ujar Rohidin saat meninjau langsung ke DDTS.  

Ia menambahkan, diawal nanti dimulai dengan pembangunan pelebaran jalan mulai dari perempatan panorama hingga simpang tiga brimob, disepanjang danau juga dibangun jalan dua jalur.

Kemudian disekitar danau akan dibangun rest area, pusat kuliner dan jogging track, untuk menarik kunjungan wisatawan.  

Begitupun dengan sosialisasi kepada warga yang berdagang di sekitar DDTS, akan didata sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Semua dikoordinasikan melalui Camat sebagai perwakilan Pemkot, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan kerugian dikemudian hari.  

"Akses jalan menuju dan keluar danau akan diperluas beberapa meter, agar mempermudah wisatawan sebab daerah ini rawan macet jika musim liburan. Kemudian, nanti warga yang berdagang akan didata oleh pak camat sesuai dengan KTP, warga asli menjadi prioritas," kata Gubernur.

Ketua BMA Provinsi Bengkulu Effendi mengungkapkan pihaknya sangat mendukung program Gubernur dalam mengembangkan Objek Wisata di Danau Dendam Tak Sudah.  

"Danau ini kalau ditata pasti nampak elok dan cantik, perhatian pemerintah daerah harus didukung oleh semua pihak," ungkapnya