JEMBER, eWarta.co – Pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Jember terus dikebut. Hingga awal April 2026, tercatat baru 9 gerai yang pembangunannya telah rampung 100 persen dari total 133 gerai yang direncanakan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember.
Kepala Diskopumdag Jember, Sartini, mengungkapkan bahwa meski mayoritas fisik bangunan belum selesai sepenuhnya, lebih dari 20 koperasi sudah mulai beroperasi.
"Koperasi yang sudah berjalan tersebut memanfaatkan fasilitas yang tersedia sambil menunggu proses pembangunan rampung," jelas Sartini, Sabtu (4/4/2026).
Terkait performa bisnis, Sartini menyebutkan bahwa omzet dari 20 KDMP yang telah beroperasi sangat bervariasi. Hal ini bergantung pada lamanya waktu operasional serta dukungan modal yang dimiliki masing-masing gerai.
"Omzetnya beragam, mulai dari Rp17 ribu hingga ada yang sudah menembus angka Rp1 miliar," tambahnya.
Menurutnya, prioritas saat ini adalah memastikan koperasi desa tetap aktif beroperasi terlebih dahulu tanpa harus menunggu pembangunan fisik selesai total. Hal ini bertujuan agar perputaran ekonomi di desa bisa segera dirasakan manfaatnya.
Dalam proyek ini, Sartini menjelaskan adanya pembagian peran yang jelas. Pembiayaan pembangunan gerai serta penyediaan stok barang ditangani oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, sementara Pemerintah Daerah Kabupaten Jember bertanggung jawab dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelolanya.
"Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan gerai koperasi ini selesai pada Juli 2026 mendatang," tegasnya.
Sartini turut mengapresiasi KDMP yang telah menunjukkan kinerja positif, terutama gerai yang mampu mencatatkan omzet signifikan. Ia optimis bahwa capaian ini akan berdampak pada perolehan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang menjanjikan bagi para anggota. (Adv)
Penulis: Hafit
Foto: Sartini saat memberikan keterangan pers.









