Bengkulu, eWarta.co -- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu, Selasa (30/8/2022) dini hari menerima laporan terkait adanya belasan warga di sekitar PT Bio Nusantara Teknologi (BNT), Kabupaten Bengkulu Tengah yang terjebak banjir setinggi 2 meter.
Humas Basarnas Bengkulu, Mega mengatakan pihaknya telah menurunkan Tim Rescue I Kantor SAR (Kansar) sejak pukul 01.10 WIB menuju lokasi untuk mengevakuasi korban yang terjebak banjir.
"Ada 13 orang termasuk karyawan PT BNT terjebak banjir. Karena lokasinya berada di dataran rendah dan akses menuju tempat yang aman terputus banjir, akhirnya mereka melapor ke kantor SAR," kata Mega.
Untuk menuju lokasi, Tim SAR harus menempuh rute yang sulit dijangkau hingga menghabiskan waktu 1,5 jam. Lantaran kondisi banjir semakin tinggi, Basarnas juga menurunkan Tim II untuk membantu personil lainnya.
"Hingga pukul 10.00 WIB tim rescue II Kansar Bengkulu kembali diberangkat dari Kantor SAR Bengkulu untuk membantu tim rescue I yang telah tiba dahulu," sampainya.
Hingga saat ini, Basarnas masih terus melakukan operasi penyelamatan. Basarnas juga menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Mega meminta bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan penyelamatan agar dapat menghubungi Basarnas.
"Jika ada yang dalam kondisi mendesak dan membutuhkan pertolongan dapat menghubungi tim kami di nomor bebas pulsa (0736) 5500666," kata dia.
Hujan deras sejak Senin (29/8/2022) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di Bengkulu termasuk salah satunya di Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma dan Kota Bengkulu.









