BLITAR,eWARTA.co -- Pemerintah Kota Blitar memperpanjang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan mempertimbangkan suasana yang masih belum kondusif.
Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Blitar, usai pembukaan Saresehan hari jadi kota Blitar ke 116 Tahun 2022 di Kusumo Wicitro, Selasa (1/3/2022).
Walikota Blitar juga antisipasi lonjakan penyelebaran Virus Omicron, Pemkot Blitar Juga mengambil langkah strategis dengan memperpanjang Pembelajaran Tatap Muka (PTM), untuk semua jenjang pendidikan.
Walikota Blitar Drs. Santoso menyampaikan perpanjangan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan mempertimbangkan
bahwa situasi di Kota Blitar masih belum kondusif.
"Kita akan melihat situasi dan perkembangan sejauh mana sebaran virus varian baru yakni Omicron seperti apa, walaupun yang disepakati sudah berakhir tapi ketika di lapangan masih belum kondusif maka kita akan menjalankan perpanjangan, sampai situasi benar-benar kondusif,” ujar Walikota.
Selanjutnya masih menurut Santoso, langkah yang dianggap strategis ini kedepannya diharapkan tidak ada keraguan lagi untuk anak-anak siswa-siswi di Kota Blitar, untuk melakukan pembelajaran tatap muka.
“Jadi selama masih terjadi perkembangan sebaran Omicron di wilayah Kota Blitar, Saya lebih baik untuk menangguhkan, pembelajaran tatap muka, dan kembali melakukan secara daring atau virtual akan kita perpanjang,” tandas orang nomor satu Kota Blitar ini.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan kota Blitar Samsul Hadi kepada wartawan juga menyampaikan, bahwa Pembelajaran Tatap Muka di kota Blitar masih diberlakukan secara daring, untuk mengantisipasi terjadinya kelonjakan.
“Kita tetap bekerjasama dengan satgas Gugus Tugas kota Blitar, mengingat Kota Blitar kondisinya masih berada pada level 3,” jelasnya. (Adv/Kmf/Bas)









