BENGKULU, eWarta.co – Provinsi Bengkulu membuktikan taringnya di kancah nasional. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu sukses dinobatkan sebagai daerah dengan pengendalian inflasi terbaik kedua se-Indonesia.
Prestasi gemilang ini lahir dari dua pilar utama: strategi komunikasi kebijakan yang jitu dan akselerasi sistem transaksi digital.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengungkapkan bahwa kunci stabilitas harga di Bumi Raflesia adalah "Komunikasi Tanpa Sekat" antara pemerintah, otoritas moneter, dan masyarakat.
"Informasi yang jelas dan konsisten terbukti efektif meredam panic buying. Saat masyarakat merasa tenang, harga di pasar pun tetap stabil," ujar Wahyu dalam acara Diseminasi Kebijakan BI bersama PWI Bengkulu, Senin (26/1/2026).
Tak hanya soal harga pangan, BI juga gencar mendorong digitalisasi lewat QRIS. Transparansi transaksi ini diklaim menjadi 'booster' bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena arus dana langsung mengalir ke kas daerah secara real-time. (**)






