BENGKULU,eWARTA.co -- Biddokkes Polda Bengkulu melaksanakan pelatihan BHD (Bantuan Hidup Dasar) untuk seluruh personel medis dan non medis terutama yang terlibat dalam pengamanan Pilkada. Pelatihan bertujuan agar seluruh personel mampu melakukan pertolongan segera apabila menemukan kejadian henti napas atau henti jantung. Pelatihan digelar di Aula Wira Kertiyasa, Minggu (16/08/2020).
Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol. dr. I G. A. A. Diah Yamini D, Sp. THT – KL berlangsung secara teori dan praktek selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 15, 16 dan 18 Agustus 2020. Pelatihan diikuti oleh 35 personel Biddokkes Polda Bengkulu dan jajaran urkes Polda Bengkulu.
Sebagai pemateri dihadirkan juga instruktur dari RS Bhayangkara Denpasar Polda Bali AIPTU A. A. Wardana dan AIPDA Made Sukadana, kegiatan ini berlangsung secara virtual dan bekerja sama dengan Biro Operasional Polda Bengkulu .
Dijelaskan bahwa prinsip BHD berupa langkah – langkah dalam Resusitasi Jantung Paru adalah: DRSCAB (Danger, Respon, Shout, Circulation, Airway, Breathing), sehingga diharapkan nantinya pengetahuan ini diimplementasikan dalam mendukung tugas personel Kepolisian. (Rilis)









