BENGKULU, ewarta.co - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu sosialisasikan Sensus Penduduk tahun 2020 berbasis online atau dengan metode Kombinasi.
Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 berbasis online ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia, setelah per 10 tahun sebelumnya masih dengan menggunakan metode tradisional.
Pada bulan Februari hingga Maret tahun 2020 mendatang, BPS akan melangsungkan Sensus Penduduk berbasis online ini, dan pada bulan Juli petugas Sensus Penduduk akan melakukan survey dan wawancara door to door ke penduduk yang belum melaksanakan Sensus Penduduk Online.
Dengan berbasis online ini, nantinya masyarakat bisa mengakses data dirinya sendiri di website yang telah ditetapkan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Akta Kelahiran ataupun Nomor Akta Nikah untuk login mengakses data.
Pengisian data tak perlu menghabiskan waktu yang banyak, cukup dengan waktu kurang lebih tiga menit saja, semua data sudah terisi serta cukup dengan diwakilkan satu orang anggota keluarga saja untuk mengisi data.
Dari segi alat, masyarakat bisa menggunakan Laptop, Konputer atau Smartphone yang mempunyai sambungan ke internet.
Adapun masyarakat yang akan di sensus penduduk pada tahun 2020 mendatang yakni masyarakat yang tinggal di Kota Bengkulu, baik penduduk asli maupun domisili di Kota Bengkulu.
Namun, beda halnya dengan penduduk yang memiliki KTP Kota Bengkulu tetapi tinggal di Kota lain, maka ia akan masuk pada sensus penduduk dimana tempat tinggalnya.
"Khusus untuk Kota Bengkulu, semua petugasnya (Sensus Penduduk, red) menggunakan HP, tetapi untuk sembilan Kabupaten lainnya masih menggunakan kuisioner, karena baru Kota Bengkulu yang langsung masuk ke dalam server BPS," Kata Kepala BPS Provinsi Bengkulu Diah Anugerah Kuswardani, Selasa (22/10).
Adapun Sensus Penduduk 2020 ini nantinya akan menghasilkan data, seperti jumlah penduduk yang Sesuai dengan KTP Kota Bengkulu dan tinggal di alamat sesuai KTP, penduduk yang sesuai KTP Bengkulu tapi tinggal di luar Kota Bengkulu serta penduduk yang KTP luar Kota Bengkulu tetapi tinggal di Kota Bengkulu.
Sensus Penduduk berbasis online ini diharapkan bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan, karena di Indonesia baru pertamakali dan di tahun 2020 menjadi tahun uji coba sensus penduduk berbasis online, jika berhasil maka akan terus digunakan pada Sensus Penduduk berikutnya. (Nay)









