Buka Layanan Konsultasi Gratis, RSKJ Soeprapto Hadir di Festival Tabut Bengkulu tahun 2025

 

BENGKULU, eWarta.co -- Festival Tabut atau perayaan budaya tahunan yang meriah di Bengkulu, kembali digelar pada 27 Juni hingga 6 Juli 2025. Bertempat di Lapangan Sport Center Jalan Pariwisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

Festival ini menjadi salah satu event budaya yang ditunggu-tunggu dan selalu menjadi perhatian wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Untuk mendukung kesuksesan festival sekaligus menambah nilai manfaat bagi pengunjung, Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) Soeprapto Provinsi Bengkulu turut ambil bagian dengan membuka layanan konsultasi kesehatan mental secara gratis selama acara berlangsung.

Plt. Direktur RSKJ Soeprapto, Ibu Leni Marlina, S.Si., Apt., M.Si., menyampaikan ajakan terbuka kepada masyarakat untuk berpartisipasi dan memanfaatkan layanan yang disediakan.

“Selaku Plt. Direktur Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu, mengajak seluruh masyarakat, keluarga, sahabat, dan tetangga untuk datang ke Festival Tabut yang digelar dari 27 Juni hingga 6 Juli 2025 di Sport Center Pantai Panjang, Kota Bengkulu,” ajaknya.

Beliau menambahkan bahwa RSKJ Soeprapto telah membuka stand khusus di lokasi festival, yang dapat dikunjungi oleh semua pengunjung untuk mendapatkan berbagai layanan konsultasi.

“Jangan lupa singgah ke stan RSKJ Soeprapto di area Sport Center,” imbuhnya.

Layanan yang diberikan meliputi konsultasi berbagai masalah, mulai dari masalah pribadi, hubungan percintaan, rumah tangga, hingga ekonomi, dan yang terpenting adalah kesehatan mental.

“Kami menyediakan konsultasi gratis khusus bagi pengunjung yang ingin berbicara dengan tim psikolog kami,” jelas Ibu Leni.

Tak hanya itu, RSKJ Soeprapto juga menyediakan informasi dan dukungan bagi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

“Kami juga menyediakan informasi terkait pelayanan anak berkebutuhan khusus yang tersedia di RSKJ Soeprapto,” tutupnya.

Partisipasi aktif RSKJ Soeprapto dalam Festival Tabut 2025 menunjukkan komitmen rumah sakit ini dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mental. Kehadirannya menjadi pelengkap yang positif dalam festival budaya ini menggabungkan unsur tradisi dengan pelayanan publik yang berdampak langsung. (**)