Curat, Pelaku Anak Bawah Umur Diamankan Polisi

barang bukti
barang bukti

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Seorang pelaku pencurian dengan pemberatan yang masih pelaku di bawah umur Robin (bukan nama sebenarnya) berhasil ditangkap Unit Opsnal Polres Bengkulu Utara Polda Bengkulu, Sabtu (22/08/20) sekira pukul 17.00 wib.

Kapolres BU AKBP  Anton Setyo Hartanto, SIK, MH mengungkapkan, Penangkapan terhadap pelaku anak dibawah umur ini dilakukan dikediaman orang tuanya yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara dipimpin langsung oleh Kanit Pidum Sat Reskrim Ipda Achmad Nizar A, S.Trk.

Adapun penangkapan terhadap anak pelaku dibawah umur ini berdasarkan adanya Laporan polisi : LP / 1348 – B / VIII / 2020 / BKL / RES BKL UTARA, Tanggal 18 Agustus 2020 yang di laporkan oleh Korban Novit Alhasan Desa Taba Tembilang Dusun IV, Arga Makmur, Bengkulu Utara.

Kapolres Bengkulu Utara menjelaskan pelaku aksi curat yang dilakukan oleh pelaku anak dibawah umur berawal pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2020 sekira pukul 04.00 wib ibu korban bangun pagi ingin pergi ke pasar untuk membeli sayur. Ketika bangun tiba – tiba ibu korban melihat lemari dalam kamar udah terbuka dan dalam keadaan berantakan. Uang yang berada di dalam dompet kurang lebih Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) telah hilang.

Setelah melihat menemukan hal tersebut, ibu korban langsung melihat ke bagian depan ruang tamu dan melihat jendela rumah sudah dalam keadaan terbuka dan tiba – tiba korban langsung terbangun mendengar suara ibu korban yang mengatkan bahwa rumah sudah di masuki oleh pencuri.

Handpone milik korban juga sudah tidak ada lagi dan korban menuju ke depan dan membuka pintu dan memberitahu kepada tetangga samping rumah saya , bahwa rumah saya sudah di masuki oleh pencuri. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp. 3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah).

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa 1 unit HP. Sampai berita ini diturunkan pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres BU untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (Rilis)