Dari Urusan KTP hingga Jalan Rusak, Bupati Tegal Buka Ruang Aduan Warga di Pegirikan

 

TEGAL, ewarta.co – Keluhan warga soal pelayanan administrasi, jalan rusak, lampu penerangan hingga fasilitas pendidikan tak harus menunggu datang ke kantor pemerintah. Pemerintah Kabupaten Tegal membuka ruang pengaduan langsung melalui agenda Tilik Desa di Desa Pegirikan, Kecamatan Talang, Jumat (25/9/2026) malam.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman bersama Wakil Bupati Ahmad Kholid hadir langsung dalam kegiatan yang digelar di Aula Balai Desa Pegirikan tersebut. Sejumlah kepala perangkat daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, camat, hingga kepala desa se-Kecamatan Talang turut hadir.

Bagi Pemkab Tegal, Tilik Desa bukan sekadar agenda tahunan atau seremoni pemerintah daerah turun ke desa. Forum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mempertemukan warga dengan perangkat daerah yang memiliki kewenangan menanganinya.

"Jadi Bupati Tilik Desa ini menjadi bentuk komitmen dan bukti dari Pemerintah Kabupaten Tegal untuk hadir secara langsung, bertemu dan bersilaturahmi dengan panjenengan," kata Ischak.

Ia mengatakan, pemerintah menerapkan pola jemput bola untuk menyerap aspirasi, saran, usulan, hingga kritik masyarakat.

Persoalan yang disampaikan warga, kata Ischak, dapat mencakup berbagai bidang pelayanan publik. Mulai dari administrasi kependudukan seperti KTP dan akta, kesehatan, pendidikan, infrastruktur jalan dan irigasi, hingga persoalan sosial dan pertanian.

"Tujuannya adalah mendekatkan, jemput bola pemerintah untuk menjaring aspirasi, menjaring saran, usul dan kritik dari panjenengan," ujarnya.

Untuk memastikan persoalan warga dapat langsung ditindaklanjuti, Pemkab Tegal menghadirkan sejumlah perangkat daerah dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, serta jajaran rumah sakit dan puskesmas.

RSUD dr Soeselo Slawi, RSUD Suradadi, Puskesmas Talang, dan Puskesmas Kaladawa juga turut dilibatkan dalam forum tersebut.

"Kami ingin memastikan bahwa pelayanan masyarakat panjenengan ini sudah harus terlaksana dengan baik," tegas Ischak.

Ia meminta masyarakat tidak segan menyampaikan persoalan yang mereka temukan di lingkungan masing-masing.

Menurut dia, persoalan sederhana sekalipun, seperti lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi, dapat disampaikan melalui forum tersebut. Begitu pula dengan jalan rusak maupun kondisi fasilitas sekolah.

"Kalau ada jalan rusak, sampaikan kepada kami. Kalau ada lampu jalan yang perlu diperbaiki, sampaikan. Termasuk kalau ada sekolah rusak, sampaikan kepada kami," kata Ischak.

Tilik Desa di Pegirikan juga menjadi momentum peresmian Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jazzy Giri.

Desa Pegirikan tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah agenda Tilik Desa Kecamatan Talang. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Desa Wangandawa.

Tak hanya berlangsung dalam suasana formal, rangkaian kegiatan juga dikemas dengan nuansa kebersamaan. Sebelum agenda utama, Bupati dan Wakil Bupati Tegal bersama jajaran pemerintah daerah mengikuti kegiatan olahraga bersama warga.

Dalam pertandingan tersebut, tim Pemkab Tegal kembali keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0.

Salah satu gol kemenangan bahkan disebut turut dipengaruhi "dongane Pak Wakil Bupati Tegal", yang membuat suasana pertandingan semakin meriah.

Melalui Tilik Desa, Pemkab Tegal ingin memastikan persoalan masyarakat tidak berhenti sebagai keluhan atau laporan semata. Aspirasi warga diharapkan dapat langsung diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk ditangani sesuai kewenangannya. (David)