Doa Bersama Tandai Rasa Syukur 23 Tahun Mukomuko, Jadwal Dimajukan Sambut Ramadhan

Create: Tue, 24/02/2026 - 18:04
Author: Redaksi

 

MUKOMUKO, eWarta.co – Menjelang usia ke-23 tahun, Pemerintah Kabupaten Mukomuko menggelar doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan pembangunan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Balai Daerah Mukomuko ini menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam memohon keberkahan bagi kemajuan daerah.

Foto: ewarta.co

Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang biasanya digelar pada 25 Februari, tahun 2026 kegiatan sukuran dilaksanakan lebih awal, tepatnya pada Senin, 16 Februari 2026. Penyesuaian jadwal dilakukan karena tanggal peringatan bertepatan dengan bulan suci Ramadan, sehingga pemerintah daerah ingin memberi kesempatan masyarakat menjalankan ibadah dengan lebih tenang tanpa padatnya agenda peringatan.

Doa sukuran tersebut dihadiri Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, Wakil Bupati Rahmadi AB, Sekretaris Daerah Drs. H. Marjohan, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, serta perwakilan masyarakat. Kebersamaan berbagai unsur ini mencerminkan semangat persatuan dalam membangun Kabupaten Mukomuko.

Ketua panitia peringatan HUT ke-23 Kabupaten Mukomuko yang juga Asisten II Setdakab Mukomuko, Ramdani, SE, M.Si menjelaskan bahwa keputusan memajukan jadwal kegiatan telah dipertimbangkan secara matang. Pemerintah daerah ingin memastikan rangkaian peringatan tetap berjalan baik tanpa mengurangi kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan.

Ia menambahkan, kegiatan doa bersama sekaligus menjadi sarana memperkuat nilai religius masyarakat menjelang datangnya bulan suci. Selain sebagai peringatan hari jadi daerah, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan kesadaran spiritual dan rasa kebersamaan.

Momentum peringatan usia ke-23 ini juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih. Stabilitas daerah serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting yang terus dijaga hingga saat ini.

Melalui kegiatan doa sukuran tersebut, Pemerintah Kabupaten Mukomuko menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kekuatan nilai keagamaan dan solidaritas sosial. Dengan semangat kebersamaan dan doa, Kabupaten Mukomuko diharapkan terus melangkah menuju daerah yang maju, religius, dan sejahtera. (Prw)