BENGKULU, ewarta.co - Setelah dilantik oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, memegang pucuk pimpinan di Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Jaduliwan memberikan fasilitas dan tempat (Press Room) bagi wartawan di Provinsi Bengkulu.
Fasilitas ini menjadi terobosan dan langkah awal di era kepemimpinannya sebagai Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu.
Mantan Sekretaris Kominfo Mukomuko ini memang dikenal dekat dan akrab dengan awak media sehingga tidak salah penunjukkan Jaduliwan berbuah manis untuk meningkatkan hubungan yang harmonis antara Pemda Provinsi dengan awak media di Bengkulu.
Apalagi harapan Gubernur Bengkulu, Kominfotik diharapkan bisa menjadi rumah kedua bagi wartawan.
"Press Room" untuk awak media (wartawan) sebagai tempat kumpul, diskusi atau pertemuan, bebas tanpa terkecuali baik itu media lokal maupun Nasional, silahkan dijadikan tempat ngumpul dan berbagi informasi atau sharing antar rekan wartawan, sampai Jaduliwan Kepala Dinas Kominfotik.
AMBO Bengkulu dan rekan media yang lain juga sangat mengapresiasi terobosan Kadis Kominfotik Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, yang sudah memfasilitasi ruangan awak media (press room) sebagai tempat kumpul insan perss.
"Kami ucapkan terima kasih kepada pak Kadis dan jajaran Kominfotik Provinsi yang telah menyediakan ruangan wartawan lengkap dengan fasilitas pendukung seperti wifi, area plus ngopi gratis. Ini luar biasa dalam menciptakan suasana keakraban antar Dinas Kominfotik sebagai corong informasi Pemda Provinsi untuk disebarluaskan melalui media massa," terang Aurego Jaya salah satu pimpinan media online di Bengkulu yang juga Ketua Anggota Media Bengkulu Online (AMBO).
Dilain sisi, pimpinan media di Bengkulu, Arun Tugiran, juga menilai fasilitas Press Room Diskominfotik Provinsi ini suatu terobosan yang baik, meskipun ruanganya masih kecil tetapi diharapkan hal ini bisa menjadi wadah yang lebih baik untuk mendukung Pemerintahan Provinsi Bengkulu menuju lebih baik lagi.
"Salut dengan terobosan pak Kadis Kominfotik, semoga kedepan ruangan Press Room untuk rekan-rekan wartawan bisa lebih besar lagi juga fasilitas pendukung lainya,"sampai Arun. (**)









