Festival, Di Bengkulu Kreasi Pasir Biota Laut Sungguh Unik dan Menarik

Lomba Kreasi pasir laut, Biota ini sangat menarik dan mirip seperti aslinya, Minggu (17/11).
Create: Sun, 17/11/2019 - 20:36
Author: Redaksi
Tags

 

BENGKULU, ewarta.co - Pantai Panjang kian ramai dikunjungi masyarakat, baik masyarakat Kota Bengkulu maupun dari berbagai daerah lainnya, karena ingin menyaksikan secara langsung berbagai kreativitas yang terbuat dari pasir.

Kalau di Eropa, masyarakatnya banyak berlomba-lomba membuat sebuah kreativitas semacam patung, boneka, dan sebagainya dari salju, namun di Bengkulu, terbuat dari pasir, tentunya sangat unik dan punya ciru khas tersendiri.

Banyaknya yang membuat kreasi pasir bertemakan biota laut di kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu ini bukan tanpa sebab, namun karena Kreasi Pasir Biota Laut ini diperlombakan dalam Festival Pesisir Pantai Panjang yang digelar dari tanggal 16 hingga 19 November 2019.

Pemilihan tema kreasi pasir biota laut ini lantaran Festival Pesisir Pantai Panjang ini sangat berkaitan erat dengan laut dan faunanya, jadi para kreator yang membuat kreasi pasir biota laut ini bisa menyisupkan arti atau pesan dalam karyanya.

Jika laut dan biota laut Bengkulu dapat dijaga dengan baik, maka akan memberikan manfaat yang baik juga untuk masyarakat Bengkulu, lantaran bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Bengkulu itu sendiri.

"Melalui festival ini, alangkah baiknya kita menyampaikan pesan bahwa laut dan biotanya mesti kita jaga. Kalau laut dan biota Pantai Bengkulu bagus, maka masyarakat sendiri yang kena imbasnya, turis-turis jadi banyak datang, dan perkenomian masyarakat kita ikut meningkat," ungkap Ketua Panitia Perlombaan Kreasi Pasir Rommi, Minggu (17/11).

Seperti salah satu peserta loma Kreasi Pasir Biota Laut, Edi beserta beberapa rekannya, mereka membuat kreasi biota laut yang menyerupai penyu.

Adapun pesan yang disiratkan dalam kreasinya itu adalah untuk mensosialisasikan bahwa Penyu merupakan hewan laut yang dilindungi dan patut untuk dijaga.

Selain itu, Edi beserta rekannya juga seakan memberikan sinyal atau sindiran akan adanya makanan khas salah satu daerah yang ada di Provinsi Bengkulu yang berbahan dasar penyu laut.

"Kami ingin menyampaikan bahwa penyu harus dilindungi, kita tahu sendiri di Enggano, penyu menjadi masakan khas daerah, kalau saja dijaga maka biota laut Indonesia akan kaya," Tukasnya. (Nay)