Festival Tabut 2019 Masuk Top 30 Callender Of Event Kemenpar RI

Gubernur Bengkulu (Dr. H. Rohidin Mersyah)

 

BENGKULU, ewarta.co - Festival Tabut Bumi Rafflesia tahun 2019 resmi dibuka. Pembukaan Tabut kali ini nampak berbeda dari tahun sebelumnya, karena turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia (RI) diwakili oleh Staf Ahli Menteri Bidang Callender of Event Kementerian Pariwisata RI, Esti Reko Astuti dan perwakilan Menteri Polhukam RI.

Selain dari pada itu, turut hadir Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Gubernur Jawa Barat diwakili oleh Kadis Pariwisata Provinsi Jawa Barat, anggota DPD RI dapil Bengkulu, Kepala DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri, Unsur Forkopimda dan OPD selingkup Provinsi Bengkulu serta Bupati/Walikota yang ada di Provinsi Bengkulu, tak ketinggalan juga tentunya keluarga besar keturunan Tabut Bengkulu.

Pembukaan festival Tabut tahun 2019 ini juga semakin meriah dengan masuknya Festival Tabut Bengkulu masuk dalam Top 30 callender of event Kementerian Pariwisata RI.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Irsan Setiawan SH.MM mengatakan Festival Tabut tahunan ini merupakan Icon Pariwisata Provinsi Bengkulu.

"Kami atas nama Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu merasa bangga memiliki budaya tabut yang di gelar setiap tahun, karena Festival tabut ini merupakan Icont Pariwisata terbesar di Provinsi Bengkulu,"terang Irsan.

Dalam sambutannya, Ketua Keluarga Keturunan Tabut (KKT) Ir. Syahril Syahboedin menyampaikan rasa syukurnya akan pelaksanaan festival Tabut 2019 ini masuk dalam top 30 callender of event Kemenpar RI.

"Perlu kita syukuri bahwa festival Tabut kali ini masuk dalam top 30 callender of event, namun yang perlu kita sampaikan bahwa sedikit sekali orang yang mengetahui tentang falsafah/filosofi dan nilai-nilai yang terkandung didalam Tabut itu sendiri," ungkapnya saat menyampaikan kata sambutannya pada pembukaan festifal Tabut Bengkulu 2019, di lapangan Merdeka Bengkulu, Sabtu malam (31/8).

Disamping itu, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Bidang Callender Of Event Kemenpar RI Esti Reko Astuti menyampaikan bahwa Bengkulu sudah memiliki atraksi, budaya dan wisata yang sangat luar biasa.

"Kami sampaikan juga bahwa Bengkulu sudah memiliki atraksi, budaya dan wisata yg sudah luar biasa," Sampainya pada sambutan dipembukaan festival Tabut 2019 mewakili Menpar RI Arief Yahya.

Sementara itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan dalam sambutannya bahwa ditahun ini perayaan festival Tabut ini tidak hanya sebatas tampilan-tampilan budaya dengan karya dan bermakna, festifal Tabut kali ini juga diperkaya dengan budaya dari mancanegara, tak lupa juga ada tampilan dari sembilan Kabupaten/Kota yang ada di Bengkulu serta tampilan-tampilan dari sanggar seni di Provinsi Bengkulu.

Tak lupa juga Rohidin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu telah membuat lima paket pariwisata yang betul-betul dikemas sedimikian rupa sehingga bisa disampaikan dan masuk dalam event wonderful Indonesia.

"Pemerintah Provinsi Bengkulu telah membuat lima paket festival yang dikemas di tingkat Provinsi Bengkulu yang nantinya akan disampaikan menjadi event wonderful Indonesia, disamping ada beberapa festival yang kita gagas dan betul-betul kita kemas di sembilan Kabupaten satu Kota se Provinsi Bengkulu," pungkas Rohidin.

Sebagai informasi, pada pembukaan festival tabut diawali dengan penampilan tari Kolosal Jari-Jari Karbala, juga ditampilkan nyanyian Lagu Mufakat Rajo Bengkulu, Tarian Seni Malabero serta Nyanyian Karbala.

Festival Tabut dilaksanakan setiap tahun pada 1 muharram hingga 10 muharram, dalam rangka memperingati perjuangan cucu Nabi Muhammad, Hasan dan Husen yang gugur dalam peperangan di Padang Karbala. (Nay)