Geger Ledakan di Masjid Jember, Kapolda Jatim Pimpin Langsung Olah TKP

Create: Tue, 17/03/2026 - 18:23
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co – Peristiwa ledakan yang terjadi di Masjid Raya Pesona Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial. Merespons kejadian tersebut, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., turun langsung ke lokasi guna memantau proses Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Selasa dini hari (17/3/2026).

​Langkah cepat ini diambil untuk memastikan proses penyelidikan berjalan maksimal pasca-insiden ledakan di area rumah ibadah tersebut.

​Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, yang berada di lokasi mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang dalam menyikapi situasi ini. Berdasarkan laporan awal, sumber ledakan diketahui berasal dari sebuah benda berbahan besi yang berada di area wudu masjid.

​"Kami meminta masyarakat untuk sementara waktu menjauhi area sekitar masjid demi kelancaran penyelidikan," ujar Kombes Pol. Jules Abraham, Selasa (17/3/2026).

​Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Pesona Raya, Muhammad Fadil, menjelaskan bahwa ledakan terjadi saat jemaah sedang melaksanakan salat Tarawih. Titik ledakan berada tepat di area wudu laki-laki.

​"Kami menduga sumber ledakan berasal dari sebuah lemari yang sudah tidak terpakai di area tersebut," ungkap Fadil.

​Di sisi lain, Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi (Catatan: Nama disesuaikan dengan data terbaru jika diperlukan) memimpin langsung pengamanan di ring luar. Ia menginstruksikan seluruh personel untuk tetap siaga selama tim ahli bekerja.

​"Petugas disiagakan untuk memastikan area tetap steril selama tim Jibom melakukan olah TKP," tegas Kapolres.

​Guna memperdalam penyelidikan, Polda Jatim telah menerjunkan tambahan tim Penjinak Bom (Jibom) dari Satuan Gegana agar hasil identifikasi material ledakan lebih rinci dan akurat.

​Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, beserta anggotanya telah tiba lebih awal untuk mengamankan lokasi. Namun, pihak kepolisian belum bisa memberikan kesimpulan akhir mengenai jenis benda maupun penyebab pasti ledakan.

​"Kami belum bisa memastikan penyebab maupun benda yang meledak karena proses penyelidikan masih berlangsung secara mendalam oleh tim ahli Jibom," pungkas AKP Angga. (Hafit)