BENGKULU, eWarta.co -- Perbankan syariah PT Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berupaya meningkatkan literasi perbankan syariah di tengah masyarakat dengan menggelar kegiatan Gebyar Masjid (Gema) Ramadan 1444 Hijriah di Masjid Baitul Izzah Kota Bengkulu dari Rabu 29 Maret hingga Jumat 31 Maret 2023.
Area Manager BSI Bengkulu, Ogi Yogasyara mengatakan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan dan perbankan syariah, sekaligus mengajak masyarakat untuk kembali menjadikan masjid sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi dan ekosistem islami, selain tentunya sebagai tempat ibadah.
Dengan literasi perbankan syariah yang meningkat, hal tersebut juga dapat meningkatkan market share perbankan syariah di Bengkulu.
Dalam kegiatan itu, BSI menggelar bazar bagi 15 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Juga lomba mewarnai bagi anak-anak, lomba baca Al-Qur'an, dan kaligrafi.
"Terdapat 15 UMKM, 10 binaan BSI dan 5 dari Baitul Izzah yang semuanya kita dorong meningkatkan literasi keuangan syariah seperti penggunaan QRIS sebagai sarana transaksinya," ujarnya.
Di samping menjadi pusat ibadah, menurutnya masjid juga dapat menjadi pusat tumbuhnya ekonomi dengan adanya kegiatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf).
Selain itu, Ogi juga menuturkan program tersebut juga merupakan dukungan BSI untuk mendorong dan membangkitkan ekosistem halal khususnya di masjid.
"Mereka juga turut menjual produk halal seperti madu, dan jeruk kalamansi. Kami berharap acara ini menjadi bagian untuk turut berkontribusi dan memberikan manfaat kepada umat," kata dia.
Asisten I Pemprov Bengkulu Khairil Anwar mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena sejalan dengan program pemerintah daerah dan diharapkan dapat menjadi wadah meningkatkan ekonomi umat.
"Kami tentu berharap kegiatan ini dapat menjadi momen yang tepat untuk bersama-sama bergerak membantu para pelaku UMKM dan menjadi masjid sebagai pusat kegiatan umat,” katanya.









