Gubernur Imbau Tanggap Bencana dan Waspada Narkoba

Pengukuhan pengurus Tagana dan SANS tingkat SMA di Rejang Lebong, Bengkulu

 

BENGKULU, ewarta.co - Pengukuhan PengurusTagana Masuk Sekolah dan SMA/SMK dan Juga Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Sekabupaten Rejang Lebong yang dilaksanakan di SMAN 8 Rejang Lebong Air Meles Atas Kec.Selupu Rejang Kab.Rejang Lebong, Minggu (15/9).

Kehadiran Gubernur Bengkulu Bersama rombangan disambut dengan tarian persembahan dan juga yel, yel, yel, dari anak -anak SMK/SMA se- Kbupaten Rejang Lebong.

Dalam acara tersebut ikut hadir Kadis kominfotik Provinsi Bengkulu,Kadis Dinkes Provinsi Bengkulu,Dinkes, Dinas Sosial Provinsi Bengkulu,Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Kepala Sekolah dan Guru SMK/ Rejang Lebong.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu mengatakan, komitmen sebagai relawan sejati tetap harus terjaga. Sebagai relawan sosial, sambung dia, Tagana perlu memiliki komitmen, kemampuan, dan militansi dalam penanggulangan bencana. 

"Tagana selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Di antara relawan lain, Tagana-lah harus paling cepat berada di lokasi bencana, karena Tagana berasal dari lingkungan komunitas setempat. Satu jam sudah berada di lokasi bencana,"sampainya.

Dalam Sambutnya Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan,Tagana Masuk Sekolah siap menjadi gerakan nasional. Kami siapkan pedoman operasional, jaringan kerja sama dengan Kemendikbud dan Dinas Sosial Provinsi ,serta melibatkan organisasi kemanusian peduli bencana.

"Gubernur Bengkulu juga menegaskan terkait masalah narkoba, kita harus tindak tegas dan apabila perlu tembak ditempat, karena ini sangat merusak masa depan Anak-anak dan kitapun sudah berkerjasama dengan pihak BNNP Bengkulu, tegas Gubernur.

Selain itu, "Gubernur mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan apabila ada yang kita lihat dimasyarakat agar segera melaporkan dan berharap kepada guru-guru SMA/ SMK se-Kabupaten Rejang Lebong selalu mengontrol anak-anak didiknya,"tutup Gubernur.