Hadiah Juara Liga Nusantara Seluma, Dicicil

Tim Porsel Desa Lunjuk Kecamatan Seluma Barat, Kabupaten Seluma.
Create: Thu, 25/10/2018 - 20:52
Author: Redaksi
Tags

 

EWartanews - Pasca Perhelatan Liga Desa Nusantara, Uang Pembinaan (UP) Juara Liga di Kabupaten Seluma dicicil.

Parahnya lagi tim yang memenangkan pertandingan tersebut di beri Kwitansi Kosong.

Ke-4 klub sepak bola liga nusantara yang memperoleh uang pembinaan yakni juara pertama tim Porsel Desa Lunjuk, juara kedua Desa Pasar Ngalam, juara ketiga Desa Padang Pelasan dan juara keempat diraih Desa Talang Tinggi.

Pelatih Tim Porsel Desa Lunjuk Kecamatan Seluma Barat, Dil Andika mengatakan, Selesai pertandingan para juara, hanya diberikan piala, piagam, dan penyerahan piala untuk pemain terbaik.

Sedangkan uang pembinaan (UP) hanya diberikan kwitansi kosong.

"Kalau piala diserahkan, namun Uang Pembinaan yang dijanjikan hanya diberikan kwitansi kosong, dan diminta untuk tandatangan, "tegas Dil saat dikonfirmasi, Kamis (25/10).

Setelah kurang lebih 3 minggu, Panitia Liga nusantara memberikan UP kepada para juara, tepatnya 17 Oktober 2018 lalu. Dengan besaran Juara 1 Rp 1 juta, Juara II Rp 900 ribu, Jura III Rp 500 Ribu dan Juara IV Rp 500 ribu.

Padahal sebelumnya diketahui UP Liga Nusantara sebesar Rp 15 juta. "Kata Panitia Uang dikirim sebesar Rp 3 juta dan bisa ditarik Rp 2,9 juta.

Itupun dibagi 4 untuk para juara, nanti kalau ada cair lagi akan dibagi kembali, dan kemaren (24/10) kita dikasih lagi 250 ribu, "Ujar Dil.

Pelatih Porsel lunjuk ini, merasa kecewa atas UP yang diberikan ke para juara liga nusantara dicicil dan terkesan seperti liga Leasing.

Kekesalannya ini juga berimbas pada simpatiknya terhadap Mentri Eko Putro Sandjojo Calon DPRI Dapil Bengkulu dari Partai PKB ini.

"Kami akan ikhlas dengan kejadian ini, tapi harus diingat jangan harap kami akan mengingat anda pada Pemilu 2019 nanti, "imbuh Dil dengan nada kesal.

Diketahui, Liga Nusantara Kabupaten Seluma digelar pada tanggal 15-27 September 2018, diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigras Desa Tertinggal atau Kemendes yang langsung dibuka oleh Mentri Eko Putro Sandjojo yang juga Calon DPRRI Dapil Bengkulu dari Partai PKB.