MUKOMUKO, eWarta.co – Bupati Mukomuko, Choirul Huda, dan Wakil Bupati, Rahmadi, membuat kejutan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko pada Rabu (12/03) siang.

Sidak ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat serta mengevaluasi kondisi fasilitas rumah sakit. Hasilnya? Banyak masalah mengejutkan terungkap!
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati langsung menemukan sejumlah permasalahan krusial yang memerlukan penanganan segera. Salah satu yang paling mencolok adalah
kekurangan jumlah dokter yang berdampak langsung pada pelayanan pasien. Tidak hanya itu, kondisi fasilitas pendukung, seperti gedung dan peralatan medis, juga dinilai masih jauh dari standar ideal. Bahkan, Bupati Choirul Huda menyoroti masalah kekurangan obat yang kerap menjadi keluhan masyarakat.
“Kami sengaja turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi RSUD Mukomuko. Kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan permasalahan yang ada segera ditindaklanjuti,” tegas Bupati Choirul Huda dengan nada serius.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berupaya memberikan yang terbaik untuk RSUD Mukomuko ke depannya. Namun, untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada, diperlukan koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait. “Kami akan mencari solusi terbaik agar pelayanan kesehatan di RSUD Mukomuko semakin baik dan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat,” tambahnya.
Sidak ini menjadi langkah awal yang tegas dari pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Mukomuko. Harapannya, RSUD Mukomuko dapat memberikan layanan yang lebih optimal dan memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat secara maksimal.
Namun, pertanyaannya kini, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki semua masalah ini? Masyarakat Mukomuko menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji!
Dengan temuan-temuan mengejutkan ini, sidak Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko menjadi sorotan publik. Apakah langkah ini akan menjadi titik balik bagi perbaikan pelayanan kesehatan di RSUD Mukomuko? Semoga saja! (Tl)









