Diduga Akibat Ledakan Gas, Rumah Lansia di Sumbersari Rata Tanah

Create: Thu, 16/07/2026 - 06:10
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co -- Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik seorang lansia bernama Hawani (83 tahun) di Jl. Karimata Gg. Bukit Duri, Lingkungan Krajan Barat, Kecamatan Sumbersari pada Rabu (15/7) petang. Diduga kebakaran dipicu kebocoran selang tabung gas LPG. Akibatnya, rumah berukuran 8x6 meter tersebut kini rata dengan tanah.

​Menurut Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, kejadian bermula sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, Hawani sedang berada di ruang tamu bersama cucunya. Tiba-tiba keduanya mendengar suara ledakan keras yang berasal dari area dapur. Setelah diperiksa, api sudah membakar sebagian dapur. "Diduga kuat api berasal dari kebocoran selang kompor gas," ungkap Edy.

​Karena konstruksi rumah korban yang sebagian besar terbuat dari kayu dan bambu, api dengan cepat merambat ke seluruh bangunan. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Sayangnya, seluruh isi rumah ludes terbakar.

​Tim BPBD Jember segera tiba di lokasi kejadian pada pukul 21.00 WIB untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan logistik kepada Hawani dan satu anggota keluarganya. Bantuan yang disalurkan mencakup: 1 paket sembako, paket kebersihan, makanan siap saji, lauk pauk, selimut, 2 paket sandang, 2 terpal, paket peralatan masak, paket peralatan makan, 1 matras, dan paket khusus lansia.

​Untuk sementara, Hawani mengungsi ke rumah anaknya di Kecamatan Pakusari. Tim Jitupasna saat ini masih melakukan penghitungan total kerugian akibat musibah ini.

​BPBD Jember mengimbau seluruh warga agar senantiasa waspada saat menggunakan kompor gas. "Pastikan selang, regulator, dan tabung tidak mengalami kebocoran. Selain itu, rutinlah melakukan pengecekan pada instalasi listrik untuk mencegah terjadinya korsleting," tegas Edy.

​Dinas terkait telah diminta untuk segera melakukan tindak lanjut penanganan pasca-kejadian. Penanganan musibah ini melibatkan BPBD Jember, unsur TNI, perangkat Kelurahan Sumbersari, RT/RW setempat, serta warga sekitar. (hafit)