Gubernur: Pengelolaan Pemerintahan Harus Berbasis Digital

Create: Mon, 30/08/2021 - 20:40
Author: Alwin Feraro


BENGKULU,eWARTA.co -- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta pengelolaan manajemen pemerintah di lingkungan Pemprov Bengkulu harus berbasis digital. Ini ditekankan pada seluruh pimpinan OPD, sehingga fungsi, koordinasi, monitoring dan evaluasi dapat terlaksana secara maksimal.

"Kalau tidak familiar menggunakan media sosial maupun teknologi informasi, ini pasti kesulitan. Apalagi sekarang semua rapat-rapat, koordinasi, instruksi termasuk pemantauan lapangan, itu kan menggunakan IT," tegas Gubernur Rohidin saat meyampaikan Pengarahan Kepada Seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, di Ruang Pola Provinsi Bengkulu, Senin (30/08).

Memaksimalkan IT ini merupakan variabel pemanfaatan teknologi dalam uji kompetensi Pejabat Tinggi Pratama. Ini dibutuhkan untuk mendorong kinerja yang optimal serta evaluasi yang praktis.

"Jadi kalau OPD tidak melakukan itu, bisa diam nanti di kantor. Justru fungsi Pemprov itu bisa lebih produktif di masa pandemi karena kita kan lebih banyak fungsi koordinasi, monitoring dan evaluasi," sambung Gubernur. 

Hal ini disampaikan Gubenrur dalam jobfit Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Bengkulu. Kegiatan ini akan mengevaluasi kinerja untuk menempatakan jabatan yang tepat pada kemampuan yang tepat.

"Karena sesungguhnya jobfit ini benar-benar objektif, kita melihat kinerja yang selama ini dilaksanakan selama menjabat dan selanjutnya kita minta evaluasi 360 derajat. Di mana evaluasi mulai dari bawahan, atasan dan dari mitra kerja dengan disiapkan form tersendiri," pungkasnya.

Senada disampaikan Wagub Bengkulu Rosjonsyah. Menurut Wagub dengan jobfit Pemprov Bengkulu mempersiapkan OPD yang benar-benar di tahun 2022 ini bisa menjalankan visi-misi Gubernur dan Wagub. 

"Karena itu dibutuhkan orang-orang yang siap, makanya diadakan uji kompetensi. Hari ini kita melakukan pengarahan kepada OPD secara umum dan teknis, mudah-mudahan OPD bisa memahami itu, jangan sampai terjadi permasalahan karena rekam jejak sangat berpengaruh," ujarnya.