Pemprov Bengkulu Dorong Penuntasan Masalah Lahan Eks Lapter II Padang Panjang

Create: Thu, 03/06/2021 - 15:39
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Pemerintah Provinsi Bengkulu mendorong penuntasan kasus lahan Eks Lapangan Terbang (Lapter) II Padang Panjang Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.

Hal ini disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah usai memimpin rapat bersama Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Udara Marsda TNI Djamaluddin, Bupati Bengkulu Selatan serta jajaran Instasi terkait, Kamis (3/6/2021).

"Alhamdulilah, persoalan lapter II di Bengkulu Selatan mudah - mudahan akan ada solusi karena langsung dengan bapak Presiden melalui program reforma agraria dan sudah langsung kunjungan dari Aslog Mabes TNI Angkatan Udara," terang Gubernur Rohidin. 

Dalam rapat ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu meminta agar lahan eks Lapangan Terbang II dapat dihibahkan dan dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat. Alasannya pada lahan tersebut telah berdiri perkantoran serta desa definitif sehingga tidak dimungkinkan lagi untuk dipindahkan. 

"Tadi sudah kita minta bagaimana lahan yang sudah dibangun di atasnya itu jajaran perintah Bengkulu Selatan, kemudian Desa Pagar Dewa betul - betul bisa dilepas kepada pemerintah Bengkulu Selatan untuk pemanfaatan yang lebih produktif," papar Gubernur. 

Sementara itu, TNI AU membutuhkan lahan seluas 40 Ha di sekitar Bandara Fatmawati. Di samping juga pembangunan radar guna menjaga keamanan dari ancaman udara di wilayah Provinsi Bengkulu dan wilayah NKRI. 

"Kita sangat mendukung kepentingan TNI Angkatan Udara untuk melaksanakan fungsi secara maksimal di wilayah Bengkulu terkait dengan pembangunan radar untuk pengamanan wilayah termasuk untuk pengembangan Bandara Fatmawati yang terkoneksi dengan kebutuhan TNI AU yang menjadi kebutuhan masyarakat Bengkulu," jelas Gubernur Rohidin.