KOTAMOBAGU, eWarta.co – Setahun pasca-pelantikan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, dinamika politik yang mengiringi kemenangan pasangan YSK–Victory kembali menjadi sorotan, khususnya di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR). Kemenangan pasangan ini dinilai tidak lepas dari kerja tim pemenangan yang masif di lapangan.
Salah satu tokoh yang disebut berperan signifikan adalah pengusaha dan filantropis Revan Saputra Bangsawan (RSB). RSB dikenal aktif membangun jaringan dukungan politik di BMR selama masa kampanye. Rukminto Paputungan, tokoh masyarakat Bolaang Mongondow Selatan, mengatakan bahwa RSB banyak membantu kebutuhan operasional tim pemenangan, mulai dari logistik hingga koordinasi di lapangan.

Strategi pemenangan di wilayah BMR meliputi kampanye visual menggunakan kendaraan beratribut pasangan calon yang berkeliling desa-desa, serta konsolidasi dukungan melalui komunikasi dengan relawan, tokoh masyarakat, dan komunitas di tingkat kabupaten dan kota.
Tokoh masyarakat Heriyanto Pontoh menambahkan bahwa loyalitas RSB terhadap pasangan YSK–Victory terlihat dari komitmen yang tinggi, bahkan RSB sempat memasang taruhan politik senilai sekitar Rp3 miliar terkait hasil pemilihan.
Selain dukungan di tingkat provinsi, RSB juga disebut berperan dalam kontestasi politik lokal, termasuk di Kota Kotamobagu. Di kota ini, pasangan Winner, Weny Gaib dan Rendy V. Mangkat, berhasil memenangkan pemilihan kepala daerah. Saat ini, Weny menjabat Wali Kota dan Rendy sebagai Wakil Wali Kota Kotamobagu.

Kontestasi politik di Sulawesi Utara selama ini cukup dinamis. Pasangan YSK–Victory bersaing dengan tokoh-tokoh seperti Steven Kandouw dan Elly Engelbert Lasut, dengan BMR menjadi salah satu wilayah kunci dalam menentukan arah kemenangan.
Pengamat menilai, sorotan publik terhadap peran tokoh-tokoh dalam pemenangan merupakan bagian dari dinamika politik pasca-kontestasi. Di tengah hal tersebut, perhatian masyarakat kini tertuju pada bagaimana kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus Komaling dapat menjaga soliditas politik sekaligus fokus pada agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat di Sulawesi Utara.***









