Senator Destita Serap Aspirasi Warga Desa Penandingan, Soroti Ketahanan Pangan, MBDK, dan Pendidikan

Create: Tue, 03/06/2025 - 08:11
Author: Admin 3

 

Seginim – Anggota DPD RI Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M. menggelar reses bersama masyarakat Desa Penandingan, Kecamatan Seginim, pada Selasa, 3 Juni 2025, bertempat di rumah salah satu warga setempat. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga 12.30 ini bertujuan mendengarkan secara langsung keluhan dan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan, sekaligus memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya.

Dalam pertemuan tersebut, warga Desa Penandingan menyampaikan sejumlah persoalan utama yang menjadi perhatian mereka. Pertama adalah masalah ketahanan pangan, di mana masyarakat mengeluhkan keterbatasan akses terhadap pupuk, bibit unggul, dan alat pertanian modern. Harga jual hasil pertanian seperti padi dan sayuran dinilai sering tidak seimbang dengan biaya produksi, sehingga mendorong harapan agar pemerintah memberikan dukungan nyata melalui subsidi pertanian dan pembinaan kelompok tani.

Selain itu, warga juga mengungkapkan kekhawatiran terkait maraknya konsumsi Minuman Bersoda dan Berkafein (MBDK) di kalangan anak-anak. Mereka menilai edukasi tentang kandungan gula serta dampaknya terhadap kesehatan masih minim. Aspirasi masyarakat mengarah pada perlunya pembatasan atau larangan penjualan MBDK di lingkungan sekolah dan fasilitas umum guna melindungi generasi muda.

Sektor pendidikan juga menjadi topik penting dalam diskusi. Masyarakat mengungkapkan kesulitan dalam mengakses informasi dan proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya bagi keluarga yang tidak memiliki akses internet. Selain itu, sistem zonasi dianggap menyulitkan anak-anak desa untuk bersekolah di sekolah negeri favorit di kota. Mereka berharap adanya kebijakan afirmatif yang mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak dari wilayah terpencil.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Senator Destita menyatakan akan memprioritaskan program intervensi pada desa-desa rawan pangan dan wilayah terpencil. Ia juga berkomitmen mengawal revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional agar lebih berpihak pada keadilan akses pendidikan, khususnya terkait sistem zonasi dalam SPMB.

Rekomendasi yang diusulkan meliputi perluasan bantuan ketahanan pangan berbasis desa melalui penyediaan sarana produksi, pelatihan bagi petani, serta jaminan harga yang layak. Selain itu, diperlukan regulasi tegas terkait iklan dan distribusi MBDK yang menyasar anak-anak dan remaja. Dalam bidang pendidikan, Kementerian dan Dinas Pendidikan diharapkan menyediakan sistem SPMB yang inklusif dan ramah desa, dengan layanan offline serta jalur khusus bagi anak-anak dari desa 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Kegiatan reses ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antara Senator Destita dengan masyarakat Desa Penandingan. Senator Destita mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak dan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan bersama.