Mukomuko, eWARTA.co -- Unit Transfusi Darah (UTD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko akan di kelola oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Mukomuko saat ini pengalihan UTD tersebut masih dalam proses.
Dirut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko, dr, Syafriadi, Sp.PD membenarkan hal tersebut bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Mukomuko terkait pengelolaan Unit Transfusi Darah (UTD).
“Ya kita sudah melakukan koordinasi dengan PMI Mukomuko terkait pengelolaan UTD ini,”kata Syafriadi Jumat (3/6/2022).
Lanjutnya, terkait pengelolaan UTD di RSUD ke PMI Mukomuko ini nantinya akan diatur melalui Peraturan Bupati (Perbup).
“Ya terkait pengelolaan UTD ini nantinya akan ada Perbup,”ucapnya.
Saat ini Kantor PMI Mukomuko berada di Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko. Agar tidak jauh dengan UTD pihak RSUD Mukomuko juga akan menyiapkan kantor untuk PMI didalam RSUD Mukomuko, hal ini bertujuan agar keluarga pasien tidak perlu jauh untuk berkoordinasi jika membutuhkan darah.
Ditambahkan Syafriadi bahwa pada tahun ini ada anggaran pengadaan freezer atau lemari untuk penyimpanan darah kapasitas 500 kantong darah yang bersumber dari APBD Mukomuko tahun 2022 mencapai Rp 300 juta.
“Ada anggaran untuk pembelian frizer penyimpanan darah ini sebesar kurang lebih 300 juta rupiah. Dan semoga kedepan tidak lagi terkendala dengan masalah darah seperti saat ini,”harapnya.
Ketua PMI Kabupaten Mukomuko, Drs. Yandaryat membenarkan hal tersebut bahwa PMI Mukomuko akan mengelola UTD yang ada di RSUD Mukomuko.
“Insya Allah UTD di RSUD Mukomuko akan segera di kelola oleh PMI Mukomuko. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Mukomuko. Dan saat ini pengalihan pengelolaan ini masih dalam proses,”singkatnya









