ASAHAN, eWarta.co -- Senin, 26 November 2022 Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Jasawirya Narpati Justice (YLBH JANAPATI) melakukan penyuluhan Edukasi Seksual Anak Usia Dini (ESUS) di SD 010092 Kisaran Baru.
Christina Sitorus selaku Ketua Bidang Program dan Penelitian YLBH JANAPATI mengatakan bahwa maraknya kasus kekerasan terhadap anak khususnya di Kabupaten Asahan menjadi latar belakang pentingnya dilakukan penyuluhan ESUS ini terhadap anak.
Materi penyuluhan ESUS yang disampaikan kepada anak-anak adalah bagian tubuh mana yang dapat dan tidak dapat disentuh oleh orang lain dan hal-hal apa saja yang harus dilakukan anak untuk melindungi diri dari kekerasan seksual, misalnya mengajarkan bahwa anak tidak boleh lagi dibiasakan tanpa busana baik di dalam maupun di luar rumah.
Mengajarkan anak dapat menolak disentuh orang lain jika ia merasa tidak nyaman dan melaporkan kepada orang tua, lanjut Cristina.
"Harapan kami anak dapat menjadi pelindung bagi dirinya sendiri, karena siapa saja dapat menjadi pelaku kekerasan seksual terhadap anak, termasuk orang tua, mengakhiri.
Adapun materi yang disampaikan dibawakan dalam bentuk lagu, tarian, mewarnai gambar dan menempel. Metode ini dilakukan agar anak lebih mudah menerima materi.
Ketua YLBH JANAPATI Romanus Marbun di kesempatannya membenarkan adanya kegiatan penyuluhan tersebut dan berharap kegiatan ini bisa berlanjut di sekolah-sekolah lainnya di Kabupaten Asahan dan sekitarnya serta berharap YLBH JANAPATI bisa bekerjasama dengan dinas pendidikan, dinas perlindungan perempuan dan anak, serta Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Asahan dalam menyelenggarakan penyuluhan ESUS demi mendukung program Kabupaten Asahan layak anak.(3rik)









