Inovasi IGD dan Ponek RSD Kalisat, Tambah Bed hingga Dokter Spesialis Canggihkan Layanan

 

JEMBER – Jumlah pasien RSD Kalisat terus melonjak. Menjawab tantangan tersebut, rumah sakit milik pemerintah yang berlokasi di wilayah pinggiran ini memoles layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (Ponek) agar tak kalah bersaing dengan fasilitas kesehatan di pusat kota.

​Petugas Pelayanan IGD RSD Kalisat, dr. Prayogatriadi Kurnia Putra, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan ke IGD saat ini mencapai rata-rata 50 pasien per hari, bahkan kerap melonjak pada pekan pertama setiap bulannya.

​Demi mendongkrak kenyamanan pasien, penataan ulang ruang IGD dilakukan secara estetik dan rapi. Penambahan tempat tidur juga direalisasikan, baik pada kelas 3 maupun ruang Ponek.

​"Dengan ketersediaan tempat tidur Ponek ini, pasien tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain. Begitu ada pasien pulang, bed bisa langsung diisi pasien baru," terang dr. Prayoga, Selasa (18/8/2026).

​Langkah agresif ini diambil mengingat posisi RSD Kalisat di wilayah pinggiran yang harus berhadapan langsung dengan persaingan RS swasta maupun RS pemerintah kota. Manajemen bertekad menghadirkan standar pelayanan setara kota agar masyarakat sekitar tak perlu berobat jauh-jauh.

​Tak hanya berbenah dari sisi fisik, RSD Kalisat menggenjot penambahan dokter spesialis serta pembenahan manajerial. Akses informasi publik pun diperluas melalui pengaktifan kanal media sosial resmi.

​Sebagai informasi, IGD RSD Kalisat menangani seluruh kasus kegawatdaruratan umum, sedangkan unit Ponek berfokus pada penanganan darurat ibu hamil, bersalin, nifas, hingga bayi baru lahir. Saat ini, RSD Kalisat menjadi tumpuan rujukan utama bagi 11 puskesmas di wilayah Jember Utara dan Timur.

​"Kami berkomitmen terus meluncurkan perubahan yang menunjang pelayanan medis agar semakin prima," tegas dr. Prayoga. (hafit)