BENGKULU,eWARTA.co -- Masyarakat mengeluh atas kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium di beberapa SPBU di Kabupaten Seluma, salah satunya di SPBU 24.38507. Ironisnya terdapat banyak sekali premium di beberapa warung eceran.
Hal ini menjadi perhatian Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan koperasi dan UKM (Disperindagkop) Seluma, Mulyadi. Dirinya meminta SPBU yang ada untuk selektif dan mengutamakan pengisian kendaraan.
"Untuk premium kita mintak kepada SPBU untuk benar-benar selektif, di prioritaskan kepada penguna kendaraan bukan pengisian jerigen, atau masyarakat yang mengunakan kendaran yang tidak jelas, yang sudah di modif agar tidak di layani," ucap Mulyadi kepada wartawan Selasa (29/9/2020).
Lanjutnya, Seluma dan seluru kabupaten termasuk kota madiya, kita lihat pada saat pengecoran di SPBU, mobil antrian sudah banyak menumpuk, dan rata-rata yang antrian tersebut semuanya mobil dan motor yang sudah di modifikasi.
"Jadi kadang kadang kasian karena sudah antrian sejak subuh. Pas giliran dia, malahan premium abis, akibat mobil dan motor yang tanki nya sudah di modif," terangnya.
Ditambahkannya, untuk maslah pengecer dirinya meminta untuk aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan, Karena tidak menutup kemungkinan mobil dan motor yang sudah dimodifikasi tersebut setelah antrian lalu menjual hasil antrian nya ke pengecer.
"Silakan nanti di selidiki oleh aparat penegak hukum,untuk penjual eceran.Tapi kita ingatkan mereka (SPBU) untuk tidak melayani lagi pengisian jerigen serta mobil dan motor yang sudah dimodifikasi tankinya," demikian Mulyadi. (nor)









