Istri Terduga Teroris Harapkan Perlindungan Komnas HAM

Keluarga terduga teroris masih trauma
Create: Sun, 12/08/2018 - 21:57
Author: Redaksi

 

EWartanews - Pasca penangkapan terduga teroris (W-D) oleh Densus 88 bersama Aparat Kepolisian Polda Bengkulu di rumahnya kemaren, tak pelak masih menyisakan luka psikis yang mendalam bagi keluarga terduga.

Sebab pengamanan yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian terhadap istri W-D dan anak-anaknya mengakibatkan trauma yang mendalam terutama bagi anak-anaknya yang masih kecil.

Dari pantauan EWarta.co istri terduga teroris (Ummi B-T) beserta anak-anaknya telah dikembalikan kerumah kediamannya di jalan pasar baru RT 1 Kota Bengkulu sabtu sore kemaren.

Dari wawancara singkat yang dilakukan dikediamanya, Ummi B-T menjelaskan bahwa dia saat ini tidak dan belum mengetahui keberadaan suaminya dimana.

"Saya ingin klarifikasi terkait pemberitaan di media massa yang menyatakan bahwa saya tidak menolak diamankan oleh petugas kepolisian, sehingga saya diseret paksa tetapi kemaren saat itu saya memikirkan anak-anak saya yang masih kecil itu", Kata istri W-D yang biasa di sapa Ummi ini.

"Meskipun akhirnya saya pasrah saat petugas menyeret saya dan membawanya ke mobil dan di tempat kepolisian saya dinterogasi secara intensif terkait identitas suami serta aktivitas keseharian suami saya", imbuhnya.

Sampai saat ini saya juga tidak mengetahui dimana keberadaan suami sejak jam 5 sore kemaren, setelah saya dipulangkan lagi kerumah.

Ia dan keluarga sangat mengharapkan ada perlindungan dari komnas HAM terkait masalah ini agar psikis serta traumatik yang dialami anak-anaknya tidak berlanjut.

"Saya nggak tahu dimana Komnas HAM berada tetapi saya sangat berharap kepada Komnas HAM memberikan perlindungan terhadap kami. Kami belum terbukti dan masih terduga, tetapi sudah di perlakukan seperti ini", pungkasnya dengan nada sedih dan penuh harap.