Jalan Padang Capo Rusak Berat, Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga Terisolasi

Create: Mon, 20/04/2026 - 17:12
Author: Redaksi

 

SELUMA, eWarta.co – Kondisi jalan menuju Desa Padang Capo Ilir dan Padang Capo Ulu di Kabupaten Seluma kian memprihatinkan. Pasca diterjang beberapa kali longsor, hingga kini akses vital tersebut belum mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

​Buruknya infrastruktur jalan ditambah timbunan material longsor membuat konektivitas masyarakat setempat nyaris lumpuh. Dampaknya tidak hanya memukul mobilitas hasil bumi yang menjadi tumpuan ekonomi warga, tetapi juga mengancam sektor pendidikan.

​Setiap hari, para siswa-siswi harus berjibaku melewati jalan berlumpur tebal. Kondisi ini memaksa mereka berjuang ekstra keras hanya untuk bisa sampai ke sekolah maupun saat pulang ke rumah.

​Anggota DPRD Seluma dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yusnaini, mengungkapkan bahwa akses jalan Padang Capo kini berada dalam status darurat. Menurutnya, setiap kali hujan turun, jalan tersebut sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan.

​"Ada satu titik longsor yang sangat parah. Jika hujan turun, akses tersebut otomatis tertutup total dan tidak bisa dilalui masyarakat," ujar Yusnaini, Senin (20/4/2026).

​Mirisnya, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Bengkulu belum menurunkan bantuan atau alat berat untuk melakukan perbaikan. Selama ini, masyarakat hanya mengandalkan gotong royong manual untuk sekadar membuka akses jalan dari tutupan material tanah.

​Karena kondisi yang kian mendesak, warga berencana melakukan swadaya untuk menyewa alat berat secara mandiri.

​"Masyarakat berencana mengumpulkan sumbangan sukarela demi menyewa alat berat. Ini dilakukan agar material longsor yang menutupi jalan bisa segera dibersihkan," tambahnya.

​Yusnaini mendesak Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk segera mengambil tindakan nyata. Mengingat jalan tersebut merupakan satu-satunya urat nadi keluar-masuk bagi ribuan warga di kawasan Padang Capo.

​"Kami sangat berharap pemerintah provinsi segera menurunkan alat berat. Jangan biarkan masyarakat terus terisolasi dan anak-anak sekolah harus bertaruh keselamatan setiap hari," tegasnya. (Rns)