Jelang Lebaran, Harga TBS Kelapa Sawit di Bengkulu Ambrol

Create: Mon, 25/04/2022 - 16:11
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWARTA.co -- Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Seluma kembali anjlok. Sebelum lebaran harga TBS kelapa sawit mencapai Rp 2,800 per kilogram ditingkat pengusaha pengumpul buah sawit (toke), saat ini TBS kelapa sawit berharga jual di sekitar Rp 1.300 per kilogram.

Anjloknya harga TBS kelapa sawit, dikeluhkan oleh salah satu petani sawit yang terkejut melihat harga TBS kelapa sawit yang kembali turun menjelang lebaran. 

"Saya mengaku terkejut buah sawit ini turun, saat menjual buah sawit yang dulu sekilo Rp 2.800 per kilogram sekarang hanya Rp 1.300 per kilogram," ujar Nurhuda pada Senin (25/04/2022). 

Padahal menurutnya saat ini petani sawit sedang bersiap menghadapi momen Lebaran yang tinggal hitungan hari akan dijalani, sehingga kebutuhan petani ikut meningkat seiring dengan rencana berbelanja untuk kebutuhan Idul Fitri dan berbagi dengan sanak keluarga setahun sekali.

Ditambah lagi, biasanya menjelang Lebaran pabrik kelapa sawit akan stop beroperasi, sehingga situasi yang dialami oleh petani saat ini kian menjadi berat.

"Sebenarnya beberapa hari menjelang Lebaran ini petani sawit sudah berencana menabung untuk kebutuhan selama pabrik tutup, tapi karena harga jual sudah anjlok petani sangat bersedih dan tidak tahu harus bagaimana," sambungnya. 

Fenomena harga buah sawit turun menjelang hari raya idul fitri, menurut salah satu pengusaha pengumpul buah sawit (toke) Herwan Saleh menyampaikan, merupakan hal yang biasa para petani memajukan jadwal panen pada tingkat pengumpul buah (toke) buah menjadi membeludak karena pabrik sawit tutup menjelang lebaran. 

"Peristiwa seperti ini merupakan hal lumrah menjelang lebaran, karena mau lebaran dan pabrik akan mulai tutup menjelang lebaran, fenomenanya petani memanen sawit diluar jadwal panen, panen dipercepat dari jadwal. Akhirnya buah sawit membeludak. Ini menyebabkan harga beli toke ke petani semakin rendah," beber Herwan Saleh. 

Sementara itu, dari data harga komoditas kelapa sawit yang terhimpun, di PT Agri Andalas harga penerimaan TBS dari semula Rp 3.170/kg menjadi Rp 2.97/kg, kemudian di PT. Agrindo Indah Persada (AIP) harga penerimaan TBS dari semula Rp. 3.130/kg menjadi Rp 3.030/kg, sedangkan di PT. Bengkulu Sawit Lestari II (BSL II), dari harga semula Rp. 3.000/kg menjadi Rp 2.900/kg. (Nandar)