Juli, Nilai Tukar Petani Provinsi Bengkulu Sebesar 128,51, NTUP 126,23

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Badan Pusat Statistik mencacat nilai tukar petani (NTP) Provinsi Bengkulu pada bulan Juli 2021 sebesar 128,51 atau naik 0,55 persen dibanding NTP bulan sebelumnya yang sebesar 127,81. 

Kepala BPS Win Rizal mengungkap kenaikan nilai NTP dikarenakan indeks harga yang diterima petani naik sebesar 0,76 persen, dan indeks harga yang dibayar petani naik lebih rendah sebesar 0,21 persen.

"Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan NTP naik 0,55 persen," kata Rizal, Senin (2/8/21).

Ia mengungkap kenaikan NTP disebabkan terjadinya kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian dan kenaikan yang lebih rendah pada indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian. 

Kenaikan NTP Juli 2021 dipengaruhi oleh naiknya NTP pada empat subsektor pertanian, yaitu NTP subsektor tanaman pangan sebesar 1,64 persen, subsektor hortikultura sebesar 4,04 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,26 persen, dan subsektor peternakan sebesar 0,81 persen. 

"NTP pada subsektor perikanan mengalami penurunan sebesar 1,04 persen," kata Kepala BPS. 

Sementara itu nilai tukar usaha rumah tangga pertanian (NTUP) sebesar 126,23 atau naik 0,37 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya yang sebesar 125,77.

Hal ini terjadi karena It naik sebesar 0,76 persen dan indeks BPPBM hanya mengalami kenaikan sebesar 0,40 persen. Terdapat empat subsektor yang mengalami kenaikan NTUP dengan kenaikan NTUP tertinggi terdapat di subsektor hortikultura yaitu naik sebesar 3,74 persen. 

"Sedangkan untuk subsektor dengan penurunan NTUP terbesar terdapat pada subsektor perikanan yang mengalami penurunan sebesar 1,21 persen," tutup Win. (Bisri)