Kampus Merdeka Banyak Barang Hilang, Warek Unib: Cuma Pulpen dan Pensil

Kampus Merdeka Banyak Barang Hilang, Warek Unib: Cuma Pulpen dan Pensil
Create: Mon, 07/06/2021 - 20:51
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Wakil Rektor (warek) Bidang Kemahasiswaan Universitas Bengkulu (UNIB) Dr Drs Syahrial menanggapi santai soal adanya isu banyaknya kasus kehilangan inventaris di kampus.

Hal ini menyusul adanya program Kampus Merdeka dan surat edaran (SE) Rektor nomor 2/3/UN30/KM/2021 atas perubahan jam aktif mahasiswa yang hanya sampai pukul 18.00 WIB yang juga dilatarbelakangi adanya pandemi COVID-19.

“Kami belum menerima laporan kehilangan beserta daftar barang apa saja yang hilang. Jangan-jangan cuman Pulpen dan pencil yang hilang di sekretariat mereka. Jadi kita tunggu saja,” kata Warek, Senin (7/6/21).

Laporan kasus kehilangan inventaris yang berada di lingkungan sekretariat organisasi kemahasiswaan maupun fakultas sebelumnya telah disampaikan ke pihak Badan Eksekutif Mahasiswa. Namun hal itu turut direspon sebagai hal yang tidak penting. Padahal dari situ muncul asumsi simpang siur atas andilnya kemananan kampus.

“Sejak adanya pemberlakuan batas operasional kampus, di situlah mulai banyak laporan-laporan kehilangan mulai bermunculan,” kata mahasiswa Fakultas FKIP selaku Ketua Aliansi Menolak Kampus Merdeka, Ade saat menggelar demonstansi di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIB.

Bersama belasan mahasiswa lainnya Ade meminta agar tuntutan perubahan kebijakan Kampus Merdeka terhadap SE Rektor di atas yakni mempertanyakan bagaimana sistem keamanan di dalam kampus, bagaimana alur pelaporan dari pihak mahasiswa kepada kampus atas permasalahan hilangnya inventaris, bagaimana bentuk pertanggungjawaban kampus setelah laporan itu, apa standarisasi mahasiswa memanfaatkan fasilitas kampus dan mengapa waktu kegiatan mahasiswa cenderung dialokasikan pada siang hari segera ditanggapi.

“Juga penerbitan surat edaran baru SE Rektor nomor 2/3/UN38/KM/2021 tentang kegiatan mahasiswa guna memperkuat sistem keamanan kampus,” kata Ade. (Bisri)