BENGKULU, ewarta.co -- Festival tabot yang dijadwalkan bulan depan rencananya akan di laksanakan Kick Off pembukaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI dan BBWI) di Provinsi Bengkulu tahun 2023.
Namun, Festival Tabut yang diselengarakan pada bulan Juli mendatang nanti juga beiringan dengan rencana Pemerintah Daerah untuk mendorong agar Festival Tabot Go Internasional.
Hanya saja, untuk mendorong tabot Go Internasional diperlukan kesinambungan Format Sejarah, Religi, Budaya dan Wisata.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Jonaidi Sp mengatakan, festival tabot yang diselenggarakan dinilai hanya sebatas ritual.

"Saya melihat festival tabot hanya sebatas ritual, hiburan dan pelaksanaan kewajiban bagi KKT itu sendiri,"ujar Jonaidi.
Lanjut Jonaidi, pemerintah provinsi juga diminta untuk meyelaraskan festival tabot ini di semua leding sektor.
"Kita meminta agar Pemprov menyelaraskan di semua leding sektor sehingga festival tabot mempunyai dampak yang lebih besar kepada masyarakat baik dari segi kebudayaan, pariwisàta hingga edukasi sejarahnya,"tutup Jonaidi. (Re/adv)









