Kisah Kakek Zaini Bertahan Hidup Selama 30 Tahun dari Merongsok

Create: Fri, 13/05/2022 - 15:19
Author: Redaksi
Tags


Bengkulu,eWARTA.co -- Salah seorang kakek–kakek bernama Zaini yang berasal dari Lintang Pendopo Sumatera Selatan itu bertahan menghidupi anak–anaknya selama 30 tahun dengan pekerjaan memungut barang bekas di Kota Bengkulu. 

Dirinya mencerikan berbagai kepahitan yang selama ini ia jalani bersama satu istri dengan mempunyai delapan anak yang dirinya harus hidupi.

Pekerjaan kesehariannya mencari botolan mengelilingi Kota Bengkulu itu sudah lama ia lalui. Bahkan hasil botol yang ia cari harus dijualkan satu pekan sekali. 

"Karena hasilnya dalam sehari itu tidak seberapa botolan yang didapat. Dalam satu minggu itu pun juga tidak seberapa hasilnya," kata Zaini, Jumat (13/5/2022).

Kakek itu harus berkerja keras untuk menghidupi anaknya dengan mengumpulkan botolan keliling. Kemudian, kakek yang beralamat di Kelurahan Sentiong itu, meskipun tidak sama sekali dapat bantuan dari pemerintah selama dirinya bertahan hidup di Kota Bengkulu. 

“Kakek tinggal di Sentiong selama 30 tahun, dan kakek bekerja mengumpulkan botolan ini selama 30 tahun juga," kata kakek.

Dirinya juga menceritakan, betapa sulit ia menghidupi sebanyak delapan anak dengan bekerja mengumpulkan botolan yang berkeliling di Kota Bengkulu itu selama tiga puluh tahun tidak sama sekali dapat bantuan dari Pemerintah. 

“Cuma sekali itulah kami dapat bantuan dari pemerintah, sudah belasan tahun yang silam”, lanjut kakek Zaini.

Begitu kasihan melihat kakek itu sudah berumur 70 tahun masih kuat keliling diterik matahari yang begitu panas untuk mencari nafkah keliling Kota Bengkulu mencari botolan yang nantinya akan dijual tidak pula seberapa hasilnya.

Kakek Zaini pun sangat berharap mendapat bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban yang ia pikul saat sekarang ini.