REJANG LEBONG,eWARTA.co -- KPU Kabupaten Rejang Lebong merasa optimis proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih yang dilaksanakan oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) untuk Pilkada 2020 selesai tepat waktu.
Menurut Ketua KPU Kabupaten Rejang Lebong, Restu Wibowo mengatakan bahwa pelaksanaan Coklit dimulai pada 15 Juli sd 13 Agustus 2020, saat ini sudah diatas 90 persen atau setara 211.142 jiwa.
"Bahkan pada beberapa kecamatan sudah ada yang mencapai 99 persen, seperti di kecamatan Kota Padang, dari jumlah pemilih sebanyak 10.584 jiwa," katanya, Senin (3/08/2020).
Kemudian di Kecamatan Binduriang mencapai 98 persen dari jumlah pemilih 8.189 jiwa. Sedang realisasi terendah berada di Kecamatan Curup Tengah yang baru terealisasi 75 persen dari data pemilih sebanyak 24.140 jiwa, serta Kecamatan Curup Timur 77 persen dari data pemilih sebanyak 19.272 jiwa.
Proses Coklit dilakukan oleh 575 petugas PPDP tersebar di 156 desa dan kelurahan dalam 15 kecamatan. Sejauh ini proses pelaksanaanya dilapangan, tidak menemui kendala berarti.
“Proses coklit itu sendiri, dilaksanakan petugas PPDP dengan cara mendatangi rumah pemilih guna mencocokkan data pemilih warga yang ada di formulir A KWK, di mana petugas ini menanyakan KTP-el dan KK, jika datanya cocok maka PPDP mencontengnya di A KWK," tambahnya.
Sebaliknya jika data warga ini kurang lengkap atau salah, seperti salah nama, alamat dan lainnya, maka PPDP akan melakukan perbaikan datanya, termasuk juga data pemilih penyandang disabilitas.
Bila ditemukan pemilih yang belum terdaftar dan memiliki dokumen kependudukan Rejang Lebong, data pemilih yang berasal dari pensiunan TNI/Polri, atau ada penduduk yang masuk usia 17 tahun saat pemungutan suara 9 Desember 2020 nanti maka petugas akan memasukkannya dalam data pemilih dengan menggunakan blanko A-A.KWK.
“Jika pendataan selesai maka PPDP menulis bukti pemilih telah didata di AA1 KWK, dan kemudian setelah proses coklit selesai petugas menulis nama-nama pemilih di stiker dan ditempel dirumah pemilih atau yang dinamakan blanko AA2 KWK,” tutupnya. (DD)









