BENGKULU, eWARTA.co - Jika tidak ada aral melintang pada bulan Februari mendatang, pasokan listrik sebesar 2×100 Mega Watt dari PLTU akan masuk melalui jaringan transmisi, sehingga pasokan listrik untuk provinsi Bengkulu akan mengalami surplus.
Pasokan listrik ini diharapkan akan meningkatkan ekonomi masyarakat Bengkulu sebagaimana disampaikan oleh Magdalena yang akrab di panggil Ocha Selaku Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Bengkulu.
“LIRA berharap supaya PT. TLB untuk dapat segera aktif beroperasi dan memasok listrik ke jaringan listrik provinsi Bengkulu, sehingga kebutuhan listrik di provinsi Bengkulu dapat terpenuhi dengan baik, hal ini nantinya akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Bengkulu, dengan terpenuhinya kebutuhan listrik yang optimal nanti akan banyak investor yang akan menanamkan modal dan melakukan usahan produktif di provinsi Bengkulu” ujar Ocha Magdalena juga meminta supaya masyarakat mendukung upaya pemerintah sehingga investor mau melirik Bengkulu untuk berinvestasi.
“Saya berhadap kepada masyarakat provinsi Bengkulu untuk mendukung upaya dan kebijakan pemerintah guna meningkatkan investasi dengan menjaga stabilitas dan keamanan sehingga investor akan melirik Bengkulu guna berinvestasi, sebab saat ini sarana dan prasarana industry sudah tersedia dibawah kepemimpinan gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tinggal lagi dengan kerja sama yang baik investor akan berinvestasi di Bengkulu mengingat letak kita yang strategis di wilayah samudra hindia” ujarnya.
Ia juga menambahkan “Saya berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang melakukan provokasi untuk menutup PT. TLB Bengkulu sebab ini merupakan proyek strategis nasional yang tujuannya untuk mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, mari kita bersama sama hendaknya mendukung upaya-upaya yang dilakukan pemerintah guna kesejahteraan bersama” pungkasnya.









