Lomba Panjat Pinang, Momen Perkuat Kebersamaan dalam Kemerdekaan

Lomba panjat pinang
Create: Sun, 18/08/2019 - 16:55
Author: Redaksi
Tags

 

BENGKULU, ewarta.co - Lapangan Tanah Adat Kelurahan Berkas Kota Bengkulu mendadak ramai dipadati warga lantaran ingin menyaksikan lomba panjat pinang yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu pada Minggu (18/8).

Sebanyak 50 pohon pinang ditancapkan di lapangan Adat Kelurahan Berkas dengan membentuk formasi angka 74 sesuai dengan logo HUT RI ke-74 tahun. Lomba panjat pinang ini diikuti oleh warga dari berbagai kelurahan maupun daerah di Bengkulu, satu pohon pinang diperuntukkan untuk dua tim terdiri dari lima orang.

Lomba panjat pinang ini juga dibagi menjadi tiga kategori, yakni empat pohon untuk kategori anak-anak, empat pohon untuk kategori ibu-ibu dan 42 pohon untuk kategori pria dewasa.

Acara dibuka langsung oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang datang ke lokasi lomba panjat pinang dengan gowes bersepeda bersama Sekretaris Daerah Nopian Andusti, Para asisten dan staf Pemprov Bengkulu serta kepala OPD selingkup Pemprov Bengkulu.

Selain itu, turut hadir juga dalam pembukaan lomba Kapolda Bengkulu Brigjenpol Supratman, Dandrem, Danlanal Bengkulu serta pihak lainnya yang terkait dengan acara tersebut.

Acara lomba panjat pinang ini, dinilai Rohidin menjadi momen yang sangat baik bagi masyarakat Bengkulu dalam menjalin silaturahmi antar sesama serta menumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanah air dan sang pusaka Merah Putih yang tak lain dijahit oleh putri kebanggaan Bengkulu yang menjadi Ibu Negara RI pertama, Fatmawati Soekarno.

"Ini kesempatan yang sangat baik menjadi forum silaturahmi masyarakat Bengkulu, kita ingin meneguhkan bahwa semangat merah putih itu sesungguhnya karya terbesar, karya terbaik putri Bengkulu, Ibu Agung Hj. Fatmawati Soekarno," sampai Gubernur.

Sebab, tambahnya, beliaulah yang menjahit Bendera Merah Putih untuk menyatukan Indonesia, untuk meningkatkan kedaulatan kita yang tidak hanya dimata dunia tetapi juga dimata rakyat Indonesia.

Hal ini tentunya juga menjadi momen dimana masyarakat bisa berkumpul dan bersilaturahmi kepada sesama serta menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tak lupa juga menjadi wahana bermain bagi anak-anak.

"Hari ini kita berkumpul disini, diwilayah wisata kebanggaan Bengkulu, kita jalin rasa kebersamaan, silaturahmi, semangat membangun, semangat untuk bersatu agar bagaimana Bumi Rafflesia kita bangun bersama-sama, dan ini juga kesempatan bagi kita sekalian untuk anak-anak Bengkulu menjadi arena bermain dalam rangka merayakan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia," tutup Rohidin.

Disisi lain, salah satu peserta lomba panjat pinang pada kategori ibu-ibu menyayangkan akan hadiah yang ada di atas pohon pinang yang ada, baginya hadiah tersebut terlalu sedikit, ia pun berharap diperayaan HUT RI selanjutnya hadiahnya lebih dimerihkan lagi agar bisa lebih semangat lagi untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan.

"Riang nian ado yang cak iko, tapi syang hadiahnyo cuma dikit, kurang dari yang taun kemaren, taun depan banyak-banyak, pinangnyo banyak pulo," Ucap Resi warga Rt 2 Kelurahan Kandang Kota Bengkulu dengan dialek bahasa daerah Bengkulu. (Nay)