Seluma, ewarta.co - Hujan deras yang terus mengguyur hingga tengah malam, mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Seluma tergenang air, seperti halnya jalan simpang empat Talang Saling menuju kelurahan Mandi Angin ambles dan longsor, Sabtu malam pukul 23:40 (22/12).
Hal ini mengakibatkan satu truk bermuatan kelapa sawit, terperosok dan jatuh akibat jalan terjadi longsor sehingga sopir terjepit di dalam truk dan tertimbun muatan kelapa sawit dan longsoran tanah.
Membutuhkan waktu hingga 3 jam lebih untuk menhevakuasi sopir, meskipun akhirnya dapat dievakuasi oleh kepolisian dengan bantuan masyarakat.
Saat kejadian truk BD 8251 PK, yang dikendarai oleh Susanto (48), membawa muatan kelapa sawit dari desa Rawah indah Kecamatan Ilir Talo, untuk mengantar Kelapa Sawit ke kelurahan Mandi Angin, namun saat menuruni tanjakan, ternyata jalan amblas dikarenakan longsor, sehingga truk langsung nyungsep ke dalam jurang.
Menurut keterangan saksi, saat itu kondisi jalan sepi, lurus tak ada lubang dengan cuaca hujan deras dan untuk sementara jalan tidak bisa dilewati kendaraan, karena kondisi masih terputus.
“Betul akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia di tempat (Susanto) sopir truk karena terjepit dan tertimbun muatan kelapa sawit dan longsoran tanah," terang Iptu Eddy Soenaryo.
Sementara truk sudah berhasil dievakuasi dengan bantuan alat berat yang didatangkan.









