Marak Penipuan! Rekrutmen Tenaga Kerja PT PLN, Dimanfaatkan Oknum Tak Bertanggungjawab

Kantor PT.PLN (Persero) Provinsi Bengkulu
Tags

 

BENGKULU, ewarta.co - Semakin marak terjadi penipuan-penipuan terkait rekruitmen tenaga kerja yang mengatasnamakan perusahan besar di Indonesia, yang meliputi Perusahaan yang termasuk dalam Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tak dapat dipungkiri, saat masyarakat terlebih lagi anak muda yang masih tergolong Fresh Graduate sangat gencar mencari peluang pekerjaan di Perusahaan BUMN, hal ini terkadang dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk melakukan penipuan.

Belum lama ini, ramai diperbincangkan oleh masyarakat terkait pembukaan lowongan pekerjaan di PT. PLN (Persero) dengan berbagai posisi yang dibutuhkan dan lamaran pekerjaan dikirimkan melalui email.

Kemudian, setelah beberapa waktu lamaran tersebut dikirim, ada balasan dari email tersebut terkait pemanggilan pelamar untuk melakukan tes di kantor pusat PLN di Jakarta dan PLN telah bekerjasama dengan jasa tour travel untuk pelamar yang berada diluar Jabodetabek.

Akan tetapi, usut punya usut ternyata hal tersebut merupakan penipuan. Pihak PLN menegaskan bahwa mereka tidak pernah bekerjasama dengan pihak tour travel, terlebih lagi terkait rekruitmen tenaga kerja hanya dilakukan melalui website resmi PLN, https://rekrutmen.pln.co.id.

Manager PLN Area Bengkulu, Nova Sagita menegaskan bahwa hal tersebut sudah jelas penipuan dan beliaupun menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati akan adanya rekruitmen tenaga kerja yang mengatasnamakan PT. PLN (Persero).

"Himbauan kepada masyarakat agar berhati hati dalam menyikapi maraknya penipuan rekrutmen tenaga kerja, khusus PLN bahwa dalam pelaksanaan rekrutmen panitia PLN Kantor Pusat hanya melalui Website resmi rekrutmen hanya di https://rekrutmen.pln.co.id" sampainya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat whatsapp pribadinya, Senin (12/8).

Beliau juga menambahkan, jika ada keraguan terkait benar atau tidaknya rekruitmen tenaga kerja di PT. PLN (Persero) agar ditanyakan langsung kepada pihak PLN unit setempat.

"Sekiranya ada keraguan dan ingin menanyakan apakah resmi dan tidaknya dapat menghubungi Unit PLN setempat." Tandasnya. (Nay)